Pamoic Acid (Asam Pamoat) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis molekul kompleks. Sebagai salah satu senyawa pembangun (building block) dalam kimia organik, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa lain yang memiliki struktur lebih kompleks. Dalam laboratorium, Pamoic Acid berperan sebagai reaktan yang bisa berfungsi sebagai donor atau akseptor proton, tergantung pada kondisi reaksi.
Pamoic Acid memiliki struktur kimia yang stabil dan sifat asam yang cukup kuat, sehingga cocok untuk reaksi yang memerlukan pengaturan pH atau reaksi asam-basa. Senyawa ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton, sehingga memudahkan proses pemrosesan dalam laboratorium. Karena sifatnya yang mudah terurai dan tidak beracun, Pamoic Acid juga ramah lingkungan, menjadikannya pilihan yang aman untuk digunakan dalam berbagai eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Pamoic Acid digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa organik dan analisis kimia. Bahan ini menjadi bagian penting dalam eksperimen yang memerlukan reaktan dengan sifat asam dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam reaksi kimia berbagai jenis. Ketersediaannya dalam bentuk kemasan 25g memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium yang tidak terlalu besar.
Produk TCI terkait
- Reaksi sintesis senyawa organik yang memerlukan bahan baku dengan sifat asam
- Pengujian pH dan reaksi asam-basa dalam analisis kimia
- Pembuatan senyawa derivat asam yang digunakan dalam farmakologi
- Eksperimen kimia untuk pembuatan polimer atau bahan kimia industri
- Penelitian tentang sifat kimia dan reaktivitas senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 130-85-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Pamoic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya langsung dan kelembapan untuk mencegah degradasi. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas, dan harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Selain itu, bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat basa atau reaktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Aziz dkk. (2015). Size-controlled preparation of fluorescent gold nanoparticles using pamoic acid. Gold Bulletin doi:10.1007/s13404-015-0164-2
- Bal dkk. (2022). Photophysical and Fluorescence Nitroaromatic Sensing Properties of Methylated Derivative of a Pamoic Acid Ester. Journal of Fluorescence doi:10.1007/s10895-022-03038-6
- Baghel dkk. (2009). Pamoic acid in forming metallo-organic framework: Synthesis, characterization and first crystal structure of a dimeric Ti(IV) complex. Polyhedron doi:10.1016/j.poly.2009.07.050
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
