N-Phenylmethacrylamide (N-PMMA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini berperan sebagai monomer dalam sintesis polimer, terutama dalam reaksi polimerisasi yang menghasilkan senyawa dengan struktur kompleks dan sifat mekanik tertentu. Dalam laboratorium, N-PMMA sering digunakan untuk membangun polimer yang memiliki aplikasi dalam bidang medis, elektronik, dan bahan konstruksi.
N-Phenylmethacrylamide memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik terhadap berbagai kondisi reaksi. Senyawa ini bersifat tidak berwarna dan memiliki sifat larut dalam pelarut organik seperti etil akrilat dan metanol. Karena sifat tersebut, N-PMMA sangat cocok untuk digunakan dalam proses polimerisasi yang memerlukan kontrol tinggi terhadap reaktivitas dan stabilitas senyawa.
Di laboratorium Indonesia, N-Phenylmethacrylamide sering digunakan dalam penelitian terkait polimer dan bahan komposit. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang cukup, harga yang terjangkau, dan kemudahan dalam penggunaan. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia memanfaatkan N-PMMA untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis polimer dan modifikasi material.
- Penelitian polimer untuk pengembangan bahan komposit yang memiliki sifat mekanik unik
- Sintesis senyawa polimer yang digunakan dalam aplikasi medis seperti lapisan pelindung atau implant
- Pengembangan bahan elektronik yang membutuhkan isolator atau konduktor dengan sifat tertentu
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa dalam kondisi tertentu
- Uji kinerja bahan polimer dalam lingkungan dengan tekanan atau suhu ekstrem
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1611-83-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-Phenylmethacrylamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selama penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Simpan di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak dan hewan.
- Shirai dkk. (1993). Photocrosslinking of poly(n-phenylmethacrylamide) and its homologues. European Polymer Journal doi:10.1016/0014-3057(93)90285-n
- KASHINO dkk. (1994). ChemInform Abstract: Crystal Structures of Acrylamide Derivatives (I): N‐t‐Butylacrylamide, N‐t‐Butylmethacrylamide, Dimorphs of N‐Phenylmethacrylamide, and N‐o‐ Chlorophenylmethacrylamide.. ChemInform doi:10.1002/chin.199439043
- Seno dkk. (1997). Asymmetric Radical Cyclopolymerization of N-Allyl-N-phenylmethacrylamide in the Presence of SnCl4 and l-Menthol. Macromolecules doi:10.1021/ma9618944
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
