1-Phenyl-2-butanone adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam sintesis kimia, terutama dalam pembuatan senyawa kompleks yang memiliki struktur aromatik dan karbonil. Bahan ini sering dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam reaksi kimia seperti reaksi nucleofili, kondensasi, dan reaksi substitusi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa obat, bahan kimia industri, dan senyawa organik lainnya yang memiliki aplikasi luas.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reaktan kimia. Sifatnya yang tidak polar dan keberadaan grup karbonil membuatnya cocok untuk berbagai reaksi kimia yang memerlukan kondisi tertentu. Karakteristik ini menjadikannya pilihan ideal untuk para peneliti yang membutuhkan bahan baku yang dapat diubah menjadi senyawa lain melalui reaksi kimia yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pengembangan bahan kimia baru, sintesis senyawa obat, dan pengujian kualitas bahan kimia. Karena keberadaannya yang stabil dan aplikasinya yang luas, 1-Phenyl-2-butanone menjadi bahan yang sering dicari oleh para peneliti dan institusi pendidikan di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa obat dengan struktur kompleks yang memerlukan reaksi nucleofili
- Pengembangan bahan kimia industri yang memerlukan struktur aromatik dan karbonil
- Reaksi kondensasi untuk pembuatan senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik dalam lingkungan tertentu
- Uji kualitas bahan kimia untuk memastikan kestabilan dan keamanan penggunaan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1007-32-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL, 25mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
1-Phenyl-2-butanone harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat volatil, sehingga wadah harus dilengkapi dengan tutup yang rapat. Dalam penanganan, wajib menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Harus dihindari pemanasan berlebihan atau penggunaan dalam kondisi yang tidak terkontrol.
- Wesgate dkk. (2020). Hydroxyethoxy phenyl butanone, a new cosmetic preservative, does not cause bacterial cross-resistance to antimicrobials. Journal of Medical Microbiology doi:10.1099/jmm.0.001147
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
