Phenylbiguanide adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur kimia yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, Phenylbiguanide sering digunakan sebagai bahan baku untuk reaksi kimia yang memerlukan substitusi atau modifikasi pada rantai karbon. Produk ini sangat relevan bagi peneliti yang bekerja dalam bidang kimia organik dan sintesis senyawa baru.
Phenylbiguanide memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa yang beragam. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam proses sintesis senyawa dengan struktur kompleks.
Di laboratorium Indonesia, Phenylbiguanide digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dari proses penelitian yang memerlukan bahan baku kimia berkualitas tinggi dan stabil.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan substitusi rantai karbon
- Reaksi kimia yang membutuhkan bahan baku dengan struktur dasar yang sederhana
- Pengembangan senyawa farmakologis yang mengandalkan modifikasi struktur kimia
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa dengan berbagai gugus fungsional
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses sintesis senyawa aktif biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 102-02-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 10g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Phenylbiguanide harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan yang stabil, tidak terlalu panas atau dingin. Untuk menghindari kontaminasi, wadah harus tertutup rapat. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker.
- Tanaka dkk. (1993). Phenylbiguanide and capsaicin may initiate different cardiorespiratory reflexes.. Japanese Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0021-5198(19)51243-4
- El‐Shaieb dkk. (2004). Phenylbiguanide as Electron Donor in Heterocyclic Synthesis.. ChemInform doi:10.1002/chin.200421031
- Kay dkk. (1990). Phenylbiguanide not phenyldiguanide is used to evoke the pulmonary chemoreflex in anaesthetized rabbits. Experimental Physiology doi:10.1113/expphysiol.1990.sp003413
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
