Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 4423-79-4

2,2-Pentamethylene-1,3-dioxolan-4-one TCI P1019

2,2-Pentamethylene-1,3-dioxolan-4-one TCI P1019

Identitas Kimia

No. CAS
4423-79-4
PubChem
CID 544223·SID 87575131
Rumus molekul
C8H12O3
Berat molekul
156.18 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1,4-dioxaspiro[4.5]decan-3-one
SMILES
C1CCC2(CC1)OCC(=O)O2
InChIKey
HBGAMCTZOLJGAS-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.670.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.670.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

2,2-Pentamethylene-1,3-dioxolan-4-one dari TCI (kode P1019) adalah senyawa spiro yang terbentuk dari asam glikolat dan sikloheksanon, sehingga bisa dianggap sebagai bentuk terlindungi dari asam glikolat. Cincin dioksolanon di dalamnya sekaligus menutupi gugus hidroksil dan karboksilat asam glikolat. Dengan demikian, senyawa ini menjadi building block yang praktis untuk membawa unit α-hidroksi asetat ke dalam molekul target selama sintesis organik.

Senyawa ini dipilih karena kerangka dioksolanonnya memungkinkan posisi alfa di sebelah karbonil diubah menjadi enolat, lalu direaksikan dengan elektrofil seperti alkil halida atau aldehida. Setelah reaksi selesai, cincin ketal dapat dibuka untuk melepaskan turunan asam α-hidroksi. Gugus pentametilena dari sikloheksanon memberi kestabilan pada ketal dan membuat senyawa ini lebih mudah ditangani dibanding asam glikolat bebas, yang polar dan sulit dipakai dalam reaksi organologam.

Bagi laboratorium di Indonesia, bahan ini berguna untuk kelompok riset sintesis organik dan kimia medisinal yang membangun asam α-hidroksi, laktat tersubstitusi, atau fragmen polihidroksi untuk senyawa bahan alam. Kemasan 5g cocok untuk percobaan awal dan optimasi kondisi, sedangkan kemasan 25g mendukung pembuatan intermediat dalam jumlah lebih banyak untuk tahap sintesis lanjutan atau kebutuhan beberapa proyek penelitian sekaligus.

  • Sintesis asam α-hidroksi tersubstitusi: enolat dari dioksolanon dialkilasi lalu cincinnya dibuka, menghasilkan asam α-hidroksi dengan rantai samping yang diinginkan secara terkontrol.
  • Ekuivalen sintetik asam glikolat: menggantikan asam glikolat bebas dalam reaksi yang tidak cocok dengan gugus OH dan COOH yang terbuka.
  • Reaksi aldol dengan aldehida: enolatnya dapat bereaksi dengan aldehida untuk membangun fragmen dihidroksi yang berguna dalam sintesis gula dan bahan alam.
  • Studi gugus pelindung ketal: menjadi contoh praktis perlindungan diol atau hidroksi-asam sekaligus menggunakan keton siklik dalam pengajaran dan riset metodologi.
  • Pembuatan monomer dan intermediat poliester: unit hidroksi-asam yang terlindungi bisa dipakai dalam riset monomer turunan glikolat untuk material polimer.

Merek TCI (kode produk P1019)
Nomor CAS 4423-79-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik mengacu pada label dan CoA produk
Penyimpanan simpan rapat, kering, dan sejuk; hindari kelembapan dan asam

Simpan 2,2-Pentamethylene-1,3-dioxolan-4-one di dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, jauh dari kelembapan, asam, dan basa kuat. Hal ini penting karena ketal dan ester siklik di dalamnya bisa terhidrolisis bila terpapar air dalam kondisi asam. Ikuti suhu penyimpanan yang tertera pada label. Tangani di dalam lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pelindung, dan jas laboratorium. Hindari menghirup debu atau uapnya dan baca SDS sebelum digunakan.

—