Paracyclophane adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi organik untuk membangun struktur kompleks. Bahan ini sering diaplikasikan dalam sintesis senyawa heterosiklik dan molekul dengan struktur unik. Sebagai building block kimia, Paracyclophane memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai grup fungsional, sehingga menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik. Produk ini sangat relevan bagi peneliti yang sedang mengembangkan senyawa baru atau memperluas basis senyawa dasar dalam laboratorium.
Paracyclophane memiliki struktur siklik yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang sangat fleksibel dalam berbagai reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki sifat non-polar yang memudahkan dalam proses pelarutan dan reaksi dengan berbagai pelarut organik. Karena sifat tersebut, Paracyclophane sering dipilih dalam reaksi yang membutuhkan kestabilan struktur dan reaktivitas terkendali.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Paracyclophane menjadi bahan penting untuk penelitian ilmu kimia, terutama dalam bidang sintesis senyawa kompleks. Bahan ini digunakan oleh berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian untuk mengembangkan pengetahuan dan teknik dalam bidang kimia organik. Ketersediaannya di pasar lokal juga mendukung kebutuhan penelitian yang semakin berkembang di Indonesia.
- Reaksi sintesis senyawa heterosiklik untuk membangun struktur kompleks
- Pembuatan senyawa dengan struktur unik melalui reaksi kimia organik
- Pengembangan bahan kimia baru dalam bidang farmasi dan material
- Penelitian tentang reaktivitas dan stabilitas senyawa siklik
- Penggunaan dalam proses modifikasi molekul untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1633-22-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Paracyclophane harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat tidak polar, sehingga wadah yang terbuat dari plastik atau kaca yang tahan terhadap reaksi kimia adalah pilihan yang tepat. Dalam penanganan, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan panas berlebihan dan bahan kimia yang bersifat reaktif untuk memastikan keamanan dalam laboratorium.
- (2026). Dispiroindenofluorene with Paracyclophane-Conferred Chirality. Synfacts doi:10.1055/a-2783-0729
- Bahrin dkk. (2020). An Approach to Paracyclophane-Based Tetrathiafulvalenes: Synthesis and Characterization of a Pseudo-Geminal [2.2]Paracyclophane 1,3-Dithia-2-Thione. Molecules doi:10.3390/molecules25225262
- Mücke dkk. (2012). Synthesis, spectroelectrochemistry and electronic structure calculations of 4-(2-ferrocenylvinyl)-[2.2]-paracyclophane and 4,12-di-(2-ferrocenylvinyl)-[2.2]-paracyclophane. Journal of Organometallic Chemistry doi:10.1016/j.jorganchem.2012.07.020
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
![1633-22-3 [2.2]Paracyclophane - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510P1165.jpg?v=1767134397&width=1445)