Phenoxathiin adalah senyawa heterosiklik yang memiliki struktur kompleks dan digunakan secara luas dalam berbagai bidang kimia. Bahan ini sering ditemukan dalam sintesis senyawa organik, terutama dalam pembuatan senyawa yang memiliki aktivitas biologis. Dalam laboratorium, Phenoxathiin berperan sebagai bahan dasar untuk reaksi kimia yang memerlukan struktur heterosiklik tertentu. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam penelitian kimia organik dan farmakologi.
Phenoxathiin memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap lingkungan yang berubah. Sifat ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam reaksi yang memerlukan kontrol ketat terhadap kondisi reaksi. Selain itu, senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemanfaatan dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Phenoxathiin digunakan dalam penelitian ilmiah yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, serta studi tentang aktivitas biologis senyawa organik. Bahan ini sangat relevan untuk peneliti yang bekerja di bidang kimia murni dan terapan, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur heterosiklik
- Pengembangan obat dengan aktivitas farmakologis tertentu
- Penelitian tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
- Analisis kimia untuk identifikasi senyawa dalam sampel organik
- Pemrosesan bahan baku dalam industri farmasi dan kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 262-20-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Phenoxathiin harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan tidak terpapar kelembapan berlebihan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan bahan ini dalam laboratorium.
- LOLOIU dkk. (1999). ChemInform Abstract: Phenoxathiin Chemistry. Remarks Concerning the Benzoylation Reaction of Phenoxathiin.. ChemInform doi:10.1002/chin.199902155
- FITZGERALD dkk. (1991). ChemInform Abstract: Structure of Phenoxathiin (Phenothioxin), C12H8OS, at 223 K. ChemInform doi:10.1002/chin.199120072
- Gad El-karim (2011). Quantum mechanical study of substituted phenoxathiin II: A study of the structure of phenoxathiin diazonium compounds. Computational and Theoretical Chemistry doi:10.1016/j.comptc.2011.07.017
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
