D-Pyroglutamic Acid dari TCI adalah enantiomer D (konfigurasi R) dari asam piroglutamat, yaitu laktam siklik lima anggota yang terbentuk dari siklisasi asam glutamat. Senyawa ini termasuk dalam kategori reagen resolusi kiral pada sintesis asimetris. Di laboratorium, perannya yang utama adalah memisahkan campuran rasemat, khususnya amina, melalui pembentukan garam diastereomer. Senyawa ini juga berfungsi sebagai building block kiral dari "chiral pool" untuk sintesis senyawa yang membutuhkan konfigurasi stereokimia tertentu.
Senyawa ini dipilih karena memiliki satu pusat kiral yang terdefinisi jelas, gugus asam karboksilat untuk membentuk garam, dan cincin laktam yang kaku. Ketika direaksikan dengan amina rasemat, kedua enantiomer amina membentuk garam diastereomer yang kelarutannya berbeda, sehingga dapat dipisahkan melalui kristalisasi fraksional. Bentuk D-nya melengkapi L-piroglutamat yang lebih umum, sehingga peneliti bisa memilih enantiomer reagen yang paling efektif. Sebagai building block, cincin pirolidinonnya dapat dimodifikasi menjadi berbagai turunan prolin, pirolidin, dan alkaloid.
Di Indonesia, bahan ini berguna bagi laboratorium kimia farmasi, sintesis asimetris, dan kimia bahan alam yang menangani senyawa kiral, misalnya untuk menyiapkan bahan aktif obat dengan kemurnian enantiomer yang memadai. Kemasan 5g dan 25g memungkinkan peneliti melakukan penyaringan kondisi resolusi skala kecil sebelum meningkatkan skala. Senyawa ini juga berguna sebagai bahan ajar untuk menunjukkan prinsip resolusi klasik dan pentingnya stereokimia dalam aktivitas biologis senyawa.
- Resolusi amina rasemat: gugus karboksilatnya membentuk garam diastereomer dengan amina kiral, sehingga kedua enantiomer amina dapat dipisahkan melalui kristalisasi fraksional.
- Building block chiral pool: konfigurasi R yang sudah pasti menjadikannya titik awal untuk sintesis turunan D-prolin, pirolidin tersubstitusi, dan senyawa bioaktif kiral.
- Sintesis auksiliari dan ligan kiral: cincin laktamnya yang kaku dapat diubah menjadi auksiliari atau ligan untuk katalisis asimetris yang membutuhkan kontrol stereokimia.
- Pembanding enantiomer dalam analisis kiral: senyawa ini berguna sebagai standar untuk mengembangkan metode HPLC kiral dan membedakannya dari L-piroglutamat.
- Studi peptida dan metabolit: residu piroglutamat muncul pada ujung-N beberapa peptida, sehingga bentuk D-nya berguna untuk riset stabilitas dan stereokimia peptida.
| Merek | TCI (kode produk P1354) |
|---|---|
| Nomor CAS | 4042-36-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Asymmetric Synthesis > Chiral Resolution Reagents |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin; rujuk CoA dan SDS untuk data lengkap |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, sejuk, kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan D-Pyroglutamic Acid dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Lindungi bahan dari kelembapan agar tidak menggumpal dan kemurniannya terjaga. Agar kemurnian enantiomernya tidak terganggu, gunakan spatula bersih dan jangan mengembalikan sisa bahan ke dalam wadah. Saat menimbang, gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, dan hindari menghirup debu. Simpan terpisah dari basa kuat dan oksidator. Rujuk SDS resmi dari TCI untuk informasi keselamatan.
- Parrish dkk. (2003). Supramolecular Materials from Multifunctional Pyroglutamic Acid Derivatives. Macromolecules doi:10.1021/ma034426k
- Zhu dkk. (2022). Terahertz spectroscopy of temperature-induced transformation between glutamic acid, pyroglutamic acid and racemic pyroglutamic acid. Spectrochimica Acta Part A: Molecular and Biomolecular Spectroscopy doi:10.1016/j.saa.2022.121150
- Gandini dkk. (1993). HPLC determination of pyroglutamic acid as a degradation product in parenteral amino acid formulations. Chromatographia doi:10.1007/bf02263841
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
