5-Phenoxyvaleric Acid adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan dasar (building block) dalam pembuatan senyawa heterosiklik atau non-heterosiklik. Dalam konteks penelitian, senyawa ini berperan sebagai bahan bantu untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu, baik dalam sintesis obat maupun bahan kimia industri.
Senyawa ini memiliki struktur molekul yang stabil dan mudah bereaksi dengan berbagai reagen kimia. Sifat kimianya yang reaktif membuatnya menjadi pilihan dalam reaksi substitusi, esterifikasi, atau reaksi lain yang memerlukan penggunaan bahan dengan kelompok fungsional tertentu. Keberagaman aplikasinya menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan.
Dalam laboratorium di Indonesia, 5-Phenoxyvaleric Acid digunakan untuk penelitian di bidang farmakologi, kimia organik, dan analisis kimia. Bahan ini memungkinkan para peneliti untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya lebih mudah diakses oleh institusi penelitian dan universitas.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam membentuk struktur kompleks.
- Reaksi esterifikasi dalam pembuatan bahan kimia industri seperti plastik atau pelarut.
- Penelitian farmakologi untuk menguji aktivitas biologis senyawa yang dihasilkan dari reaksi kimia.
- Analisis kimia dalam identifikasi senyawa kompleks melalui reaksi derivatisasi.
- Pengembangan bahan kimia untuk aplikasi dalam bidang material dan teknologi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7170-40-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
5-Phenoxyvaleric Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan sinar matahari langsung dan sumber panas. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kecelakaan kimia. Bahan ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung untuk menjaga keselamatan kerja.
—
