1-Propylpyridinium Chloride dari TCI adalah garam pyridinium kuaterner. Kation pyridiniumnya membawa gugus propil pada atom nitrogen, dan anion penyeimbangnya adalah klorida. Senyawa ini termasuk kategori ionic liquids dalam specialty synthesis, yaitu kelompok garam organik dengan titik leleh relatif rendah yang dipelajari sebagai pelarut dan medium reaksi alternatif. Di laboratorium, senyawa ini dipakai sebagai bahan riset cairan ionik, sebagai prekursor untuk membuat garam pyridinium dengan anion lain, dan sebagai elektrolit organik dalam studi elektrokimia.
Garam pyridinium seperti ini memiliki tekanan uap yang sangat rendah dan kestabilan termal yang baik. Ia juga mampu melarutkan berbagai senyawa polar maupun beberapa senyawa organik. Panjang rantai alkil pada nitrogen memengaruhi titik leleh, viskositas, dan kelarutan. Karena itu, turunan propil berguna sebagai anggota seri homolog dalam studi hubungan struktur dan sifat. Anion klorida dapat ditukar dengan anion lain seperti tetrafluoroborat atau bis(trifluorometilsulfonil)imida melalui metatesis, sehingga sifat fisikokimianya dapat diatur sesuai kebutuhan.
Riset cairan ionik di Indonesia banyak menyentuh topik pengolahan biomassa, ekstraksi bahan alam, elektrolit untuk penyimpanan energi, dan katalisis. Semua topik itu relevan dengan sumber daya lokal dan pengembangan teknologi baterai. Kemasan 5g dari TCI cocok untuk sintesis turunan, uji kelarutan, atau pengukuran sifat elektrokimia skala laboratorium. Senyawa ini memberi titik awal yang terdefinisi baik bagi peneliti yang mulai menjelajahi bidang cairan ionik.
Produk TCI terkait
- TCI M3199 742086-10-8 1-Methylpyridinium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide
- TCI B5763 475681-62-0 1-Butyl-4-methylpyridinium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide
- TCI B1329 1124-64-7 1-Butylpyridinium Chloride
- TCI B5571 187863-42-9 1-Butylpyridinium Bis(trifluoromethanesulfonyl)imide
- TCI T2106 5810-42-4 Tetrapropylammonium Chloride
- TCI T1433 4965-17-7 Tetraamylammonium Chloride
- Prekursor sintesis cairan ionik: anion klorida dapat ditukar melalui metatesis dengan berbagai anion lain, sehingga dihasilkan garam pyridinium dengan titik leleh dan hidrofobisitas yang dapat disesuaikan.
- Studi elektrolit dan elektrokimia: sebagai garam organik yang terionisasi, senyawa ini dapat diteliti sebagai komponen elektrolit untuk mempelajari konduktivitas dan jendela elektrokimia sistem berbasis pyridinium.
- Medium reaksi alternatif: tekanan uap yang sangat rendah membuat garam pyridinium menarik sebagai pelarut reaksi yang mengurangi emisi pelarut organik volatil di laboratorium.
- Studi hubungan struktur dan sifat: gugus propil menjadikannya anggota seri homolog alkilpyridinium yang berguna untuk membandingkan pengaruh panjang rantai terhadap sifat fisik.
- Riset pelarutan dan ekstraksi biomassa: cairan ionik berbasis klorida banyak dipelajari untuk melarutkan atau mengekstraksi komponen bahan alam, sehingga senyawa ini relevan untuk uji pendahuluan.
| Merek | TCI (kode produk P1393) |
|---|---|
| Nomor CAS | 23271-47-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Specialty Synthesis > Ionic Liquids [Specialty Synthesis] |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | mengacu pada CoA dan SDS dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat kering, terlindung dari kelembapan (bersifat higroskopis seperti garam klorida organik pada umumnya) |
Garam klorida organik seperti 1-Propylpyridinium Chloride umumnya higroskopis, dan kandungan air sangat memengaruhi sifat cairan ionik. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di desikator atau di bawah gas inert, di tempat sejuk dan kering. Untuk pengukuran elektrokimia, keringkan bahan sesuai prosedur sebelum dipakai. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, hindari kontak dengan kulit dan mata, dan rujuk SDS resmi TCI untuk informasi bahaya.
- Ribeiro dkk. (1999). Iron(II) tetrasulphophthalocyanine complex adsorbed on a silica gel surface chemically modified by 3-n-propylpyridinium chloride. Electrochimica Acta doi:10.1016/s0013-4686(99)00114-0
- Ribeiro dkk. (1999). Cobalt(II) Tetrasulfophthalocyanine Complex Adsorbed on a Silica Gel Surface Chemically Modified with 3-N-Propylpyridinium Chloride: Oxalic Acid Oxidation Study. Electroanalysis doi:10.1002/(sici)1521-4109(199911)11:17<1280::aid-elan1280>3.0.co;2-m
- Pissetti dkk. (2007). n-Propylpyridinium chloride-modified poly(dimethylsiloxane) elastomeric networks: Preparation, characterization, and study of metal chloride adsorption from ethanol solutions. Journal of Colloid and Interface Science doi:10.1016/j.jcis.2007.05.040
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


