Diethyl 1,4-Phenylenediacetate dari TCI (kode P1434) adalah diester etil dari asam 1,4-fenilenadiasetat. Molekulnya terdiri atas cincin benzena tersubstitusi para dengan dua gugus etil asetat di kedua sisinya. Di laboratorium sintesis organik, senyawa ini menjadi building block simetris yang praktis karena kedua gugus esternya bisa diolah secara bersamaan untuk menghasilkan molekul difungsional. Bentuk ester juga umumnya lebih mudah larut dalam pelarut organik daripada asam bebasnya, sehingga lebih mudah digunakan dalam banyak kondisi reaksi.
Bahan ini dipilih karena reaktivitasnya terletak di dua titik. Pertama, gugus ester dapat dihidrolisis, direduksi menjadi diol, atau diubah menjadi amida dan hidrazida. Kedua, atom karbon metilena di antara cincin aromatik dan gugus karbonil bersifat cukup asam, sehingga bisa dideprotonasi dan dialkilasi atau dipakai dalam reaksi kondensasi. Dua titik reaktif ini memberi banyak ruang bagi kimiawan untuk merancang kerangka molekul simetris yang lebih kompleks.
Di Indonesia, senyawa ini berguna bagi laboratorium kimia organik dan material di universitas, pusat riset, serta unit R&D industri yang membutuhkan intermediat aromatik bifungsional. Senyawa ini bisa dipakai untuk membuat ligan, monomer, maupun prekursor material berpori. Kemasan 5 g cocok untuk uji coba reaksi dan riset mahasiswa, sedangkan kemasan 25 g mendukung optimasi dan sintesis intermediat dalam skala laboratorium yang lebih besar.
Produk TCI terkait
- TCI A0231 2049-80-1 Diethyl Allylmalonate
- TCI A0089 762-21-0 Diethyl Acetylenedicarboxylate
- TCI A0055 105-50-0 Diethyl 1,3-Acetonedicarboxylate
- TCI T1401 81172-89-6 Terephthalaldehyde Mono(diethyl Acetal)
- TCI B2083 1906-95-2 Diethyl (5-Bromopentyl)malonate
- TCI B1592 57042-08-7 Diethyl trans-3-Hexenedioate
- Prekursor diol dan dialdehida aromatik: reduksi kedua gugus ester menghasilkan diol simetris yang dapat dioksidasi atau difungsionalisasi lebih lanjut sebagai blok pembangun polimer dan ligan.
- Alkilasi dan kondensasi pada posisi alfa: karbon metilena yang teraktivasi dapat dideprotonasi lalu dialkilasi atau dikondensasikan, sehingga memungkinkan pembangunan kerangka simetris yang lebih kompleks.
- Monomer untuk polimer melalui transesterifikasi: diester ini dapat direaksikan dengan diol atau diamina untuk membentuk poliester dan poliamida, dan cocok untuk studi polimerisasi kondensasi di laboratorium.
- Sumber asam dikarboksilat dan turunannya: hidrolisis menghasilkan asam 1,4-fenilenadiasetat, sedangkan aminolisis menghasilkan diamida atau dihidrazida yang berguna dalam sintesis heterosiklik dan ligan.
- Intermediat untuk ligan material koordinasi: turunan hasil modifikasi diester ini dapat dirancang sebagai penghubung organik untuk polimer koordinasi dan material berpori dalam riset adsorpsi maupun katalisis.
| Merek | TCI (kode produk P1434) |
|---|---|
| Nomor CAS | 36076-26-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | lihat label dan CoA dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi |
Simpan Diethyl 1,4-Phenylenediacetate dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, terlindung dari cahaya langsung serta sumber panas. Jauhkan dari asam kuat, basa kuat, dan oksidator kuat agar ester tidak terhidrolisis atau terdegradasi. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, dan bekerjalah di lemari asam saat memindahkan atau memanaskan bahan. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Baca SDS TCI sebelum digunakan dan buang limbah organik sesuai ketentuan.
—
