4-Phenylethynylphthalic Anhydride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian material ilmiah, terutama dalam pembuatan bahan polimer dan komposit. Bahan ini berperan sebagai prekursor dalam sintesis polimer seperti poliimid, yang memiliki sifat tahan panas, tahan korosi, dan kekuatan mekanis tinggi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan bahan yang digunakan dalam industri elektronik, aerospace, dan medis.
Karakteristik utama dari 4-Phenylethynylphthalic Anhydride adalah struktur molekulnya yang kompleks dan reaktivitas tinggi, yang memungkinkan reaksi kimia yang spesifik. Senyawa ini memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan proses sintesis dan manipulasi di laboratorium. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian yang membutuhkan presisi dan konsistensi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti dan institusi pendidikan yang fokus pada pengembangan bahan baru. Penggunaannya mencakup penelitian dalam bidang material, kimia organik, dan teknologi komposit. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proyek penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan bahan inovatif yang memiliki aplikasi luas di berbagai sektor industri.
- Sintesis polimer poliimid untuk aplikasi elektronik dan aerospace
- Pengembangan bahan komposit tahan panas dan korosi
- Penelitian kimia organik untuk reaksi polimerisasi spesifik
- Pembuatan pelapis tahan panas untuk peralatan industri
- Pengujian sifat mekanik bahan baru dalam penelitian material
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 119389-05-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polyimide Raw Materials |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Bahan padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
4-Phenylethynylphthalic Anhydride harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari sumber panas dan kelembapan. Bahan ini bersifat reaktif, sehingga harus ditangani dengan sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kestabilan senyawa dan meminimalkan risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- CHEN (2008). SYNTHESIS AND CHARACTERIZATION OF 4-PHENYLETHYNYLPHTHALIC ANHYDRIDE TERMINATED OLIGOIMIDES AND POLYIMIDES. Acta Polymerica Sinica doi:10.3724/sp.j.1105.2008.00337
- Meng dkk. (2013). Synthesis and Characterization of 4-Phenylethynylphthalic Anhydride. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.750-752.1769
- Meyer dkk. (1994). Solvent-resistant polyetherimide network systems via phenylethynylphthalic anhydride endcapping. High Performance Polymers doi:10.1088/0954-0083/6/4/010
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
