Pyridine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur dasar piridin yang dianalisis secara kimia dan dikenal sebagai bahan dasar dalam pembuatan senyawa kompleks. Dalam laboratorium, Pyridine Hydrochloride sering digunakan sebagai reagen dalam reaksi substitusi, pembentukan ikatan, dan modifikasi molekuler. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Pyridine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat reaktif terhadap air dan bahan kimia lainnya. Senyawa ini bersifat korosif dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Karena sifat tersebut, Pyridine Hydrochloride harus ditangani dengan hati-hati dan disimpan dalam wadah tertutup. Karakteristik ini membuatnya menjadi bahan yang sangat penting, tetapi juga memerlukan kehati-hatian dalam penggunaannya.
Di laboratorium Indonesia, Pyridine Hydrochloride digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam sintesis senyawa obat, bahan kimia industri, dan eksperimen analitik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia dan farmasi, karena kemampuannya dalam berbagai reaksi kimia. Penggunaannya memerlukan kehati-hatian dan pemahaman yang baik tentang sifat kimia dan bahaya yang mungkin terjadi.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat dan bahan kimia
- Reaksi substitusi dalam pembentukan senyawa kompleks
- Modifikasi molekuler dalam penelitian kimia organik
- Eksperimen analitik untuk identifikasi senyawa kimia
- Pembuatan bahan kimia industri seperti pelarut dan bahan aktif
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 628-13-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari air dan panas |
Pyridine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari sumber air, karena bersifat korosif dan dapat bereaksi dengan air. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik tahan korosi, yang dilengkapi tutup rapat. Bahan ini harus ditangani dengan sarung tangan dan masker wajah untuk mencegah kontak langsung. Di laboratorium, penggunaan harus dilakukan di area terkontrol dan dengan pengawasan yang ketat.
- RADL (1990). ChemInform Abstract: Pyridine Hydrochloride in Organic Synthesis. ChemInform doi:10.1002/chin.199018328
- MONGIN dkk. (1996). ChemInform Abstract: Pyridine Hydrochloride: A New Reagent for the Synthesis of o‐ Chlorohydroxy Derivatives in Pyridine and Quinoline Series.. ChemInform doi:10.1002/chin.199651125
- Mongin dkk. (1996). Pyridine hydrochloride: a new reagent for the synthesis of o-chloro hydroxy derivatives in pyridine and quinoline series. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(96)01449-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
