Phenylbutazone, dengan nomor CAS 50-33-9, adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam penelitian bidang kehidupan ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang biologi sel dan neurosains. Bahan ini berfungsi sebagai inhibitor enzim yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi jalur sinyal seluler, sehingga menjadi alat penting dalam studi mekanisme respons sel terhadap berbagai stimulasi. Dalam laboratorium, Phenylbutazone sering digunakan untuk menguji efek modulasi pada jalur inflamasi dan respons neurologis.
Phenylbutazone memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki daya tahan terhadap kondisi lingkungan laboratorium yang biasanya bersifat kering dan terkontrol. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, Phenylbutazone menjadi pilihan yang aman untuk penelitian yang memerlukan eksposur jangka panjang.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Phenylbutazone digunakan untuk penelitian terkait penyakit inflamasi dan gangguan neurologis. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian farmakologi dan farmakodinamika di berbagai institusi riset dan universitas. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti untuk memperoleh bahan ini secara langsung tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
Kelebihan (brosur TCI)
- Menghambat pengikatan Dansylamide ke HSA situs I pada uji brosur
Brosur TCI (PDF)
- Penelitian tentang mekanisme inflamasi dalam sel manusia
- Uji efek modulasi pada jalur sinyal neurologis
- Pengembangan obat untuk penyakit penyebab peradangan
- Studi tentang respons sel terhadap perangsangan kimia
- Eksperimen farmakodinamika pada model hewan laboratorium
Dari brosur TCI
- Obat situs I pada uji pengikatan HSA
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50-33-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Cell Signaling and Neuroscience |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Phenylbutazone harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari dan udara lembap untuk mencegah degradasi bahan. Dalam penggunaan, pastikan wadah terkunci dengan baik dan jauh dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau korosif. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata.
- Cassidy dkk. (1998). Charge dissipation of polymer treated phenylbutazone. Journal of Pharmacy and Pharmacology doi:10.1111/j.2042-7158.1998.tb02385.x
- You dkk. (2009). Screening, Quantification, and Confirmation of Phenylbutazone and Oxyphenbutazone in Equine Plasma by Liquid Chromatography-Tandem Mass Spectrometry. Journal of Analytical Toxicology doi:10.1093/jat/33.1.41
- (2021). EFFECT OF PHENYLBUTAZONE ON BICARBONATE SECRETION IN THE EQUINE COLON IN VITRO. Equine Veterinary Education doi:10.1111/eve.20_13534
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Referensi dari brosur TCI
- Jamie Ghuman. Structural Basis of the Drug-binding Specificity of Human Serum Albumin Journal of Molecular Biology, 2005. doi:10.1016/j.jmb.2005.07.075
- Masaki OTAGIRI. Study on Binding of Drug to Serum Protein YAKUGAKU ZASSHI, 2009. doi:10.1248/yakushi.129.413



