Platinum(II) Chloride dari TCI (kode produk P1920) adalah senyawa anorganik platina dengan bilangan oksidasi +2. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai sumber platina untuk menyintesis berbagai kompleks koordinasi dan sebagai katalis homogen dalam kimia organik modern. Banyak senyawa platina penting, termasuk kompleks yang dipelajari dalam riset obat antikanker dan katalis hidrosililasi, dapat dibuat dari garam sederhana seperti PtCl2. Karena itu, bahan ini menjadi titik awal yang praktis untuk riset kimia logam transisi.
Sebagai katalis, platina(II) klorida dikenal karena sifat π-asamnya. Artinya, ia mampu mengaktifkan ikatan rangkap tiga alkuna dan ikatan rangkap dua alkena terhadap serangan nukleofil. Sifat ini membuka jalan bagi reaksi sikloisomerisasi enuna, hidroarilasi, dan pembentukan cincin yang sulit dicapai dengan cara lain. Senyawa ini relatif tidak larut dalam air, tetapi bisa diubah menjadi kompleks yang larut melalui reaksi dengan ligan seperti fosfina, nitril, atau amina. Fleksibilitas ini sangat dihargai oleh ahli kimia sintesis dan anorganik.
Di Indonesia, garam platina banyak dipakai dalam riset kimia anorganik dan organologam di universitas, studi katalisis homogen, serta pengembangan senyawa kompleks logam untuk uji bioaktivitas. Kemasan 1 gram dipilih karena platina adalah logam mulia yang bernilai tinggi. Jumlah ini sudah cukup untuk banyak reaksi katalitik yang hanya membutuhkan beberapa persen mol katalis, maupun untuk menyintesis beberapa kompleks pada skala miligram.
Brosur TCI (PDF)
- Metallic Salts 2025-11-06 · hal. 3
- Transition Metal Catalysts 2026-04-10 · hal. 15
Produk TCI terkait
- Platina(IV) Klorida – Platinum(IV) Chloride, CAS 13454-96-1, TCI P3140
- TCI P1720 1314-15-4 Platinum(IV) Oxide
- Tetrakis(triphenylphosphine)platinum(0), CAS 14221-02-4, TCI T2485
- Bis(2,4-pentanedionato)platinum(II), CAS 15170-57-7, TCI B3115
- Platinum 5% on Carbon (wetted with ca 55% Water), CAS 7440-06-4, TCI P3306
- Platinum 3% on Carbon (wetted with ca 55% Water) (Modified by Sulfur), CAS 7440-06-4, TCI P3305
- Katalis sikloisomerisasi enuna: sifat π-asam platina(II) mengaktifkan alkuna sehingga terjadi penataan ulang dan pembentukan cincin yang efisien dalam sintesis kerangka organik kompleks.
- Prekursor kompleks platina: PtCl2 bereaksi dengan ligan fosfina, amina, atau nitril untuk menghasilkan kompleks platina(II) terdefinisi yang dipakai dalam riset koordinasi dan organologam.
- Riset analog obat berbasis platina: garam ini menjadi titik awal untuk menyiapkan kompleks platina baru yang diuji sitotoksisitasnya dalam penelitian kimia medisinal anorganik.
- Hidroarilasi dan aktivasi alkuna: platina(II) mengkatalisis penambahan cincin aromatik kaya elektron pada alkuna, sehingga berguna untuk membangun senyawa aromatik tersubstitusi secara selektif.
- Sintesis material dan nanopartikel platina: senyawa ini dapat direduksi menjadi platina logam untuk menyiapkan katalis berpenyangga atau nanopartikel dalam riset elektrokatalisis dan sel bahan bakar.
| Merek | TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk P1920 |
|---|---|
| Nomor CAS | 10025-65-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements [Catalysis and Inorganic Chemistry] |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | serbuk padat (detail warna dan kemurnian tercantum pada sertifikat analisis) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat kering, terlindung dari kelembapan dan cahaya |
Simpan Platinum(II) Chloride dalam vial aslinya yang tertutup rapat, di dalam desikator atau tempat kering dan sejuk, terlindung dari cahaya. Garam platina dapat menimbulkan sensitisasi pernapasan dan kulit, jadi hindari menghirup debu dan kontak langsung dengan kulit. Timbang di lemari asam atau glovebox memakai sarung tangan dan kacamata pengaman. Karena platina adalah logam mulia, kumpulkan sisa reaksi dan limbah yang mengandung platina secara terpisah untuk pengolahan atau pemulihan logam, dan pelajari SDS sebelum digunakan.
—





