Palonosetron Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini merupakan derivat dari serotonin, yang memiliki peran penting dalam mekanisme kerja obat antiemetik. Dalam laboratorium, Palonosetron Hydrochloride sering digunakan sebagai bahan baku untuk pengembangan dan uji coba obat yang bertujuan mengatasi mual dan muntah, terutama setelah pembedahan atau pengobatan kemo. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian terapi farmakologis untuk berbagai kondisi medis.
Palonosetron Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dan tingkat kemurnian tinggi, sehingga sangat cocok untuk penggunaan dalam eksperimen yang membutuhkan presisi dan akurasi. Senyawa ini memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, memudahkan proses pemrosesan dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Keunggulan ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian farmakologi dan pengembangan produk farmasi.
Di laboratorium Indonesia, Palonosetron Hydrochloride digunakan dalam berbagai penelitian terapan, termasuk uji efektivitas obat, pengembangan formulasi farmasi, serta studi mekanisme kerja senyawa aktif. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian klinis dan eksperimen yang dilakukan oleh institusi penelitian dan universitas.
- Pengembangan obat antiemetik untuk pasien kemo dan pascaoperasi
- Uji efektivitas senyawa dalam penelitian farmakologi
- Penelitian mekanisme kerja serotonin dalam sistem saraf
- Pembuatan formulasi farmasi berbasis senyawa aktif
- Studi klinis untuk mengevaluasi respons terapi pada kondisi medis tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 135729-62-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use) |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Palonosetron Hydrochloride harus disimpan dalam wadah kaca atau plastik yang kedap udara, serta jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar (15-25°C) untuk menjaga stabilitas kimianya. Selama penyimpanan, hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan area penyimpanan tidak terkontaminasi oleh bahan kimia lain yang tidak kompatibel.
- (2011). New drugs: Palonosetron hydrochloride. Australian Prescriber doi:10.18773/austprescr.2011.064
- Islam dkk. (2023). DEVELOPMENT AND CHARACTERIZATION OF PALONOSETRON HYDROCHLORIDE JELLIES. Universal Journal of Pharmaceutical Research doi:10.22270/ujpr.v8i3.949
- Li dkk. (2009). Palonosetron Hydrochloride in the Treatment of Chemotherapy-Induced Nausea and Vomiting. Clinical Medicine. Therapeutics doi:10.4137/cmt.s2179
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
