Phenyl Acrylate (stabilized with BHT), dengan nomor CAS 937-41-7, adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan ilmu material. Bahan ini merupakan monomer yang memiliki struktur khusus, yaitu rantai karbon yang terikat dengan grup fungsional akrylate dan fenil. Dalam laboratorium, Phenyl Acrylate sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis polimer, terutama dalam reaksi polimerisasi yang memerlukan reaktivitas tinggi. Karena sifatnya yang sangat reaktif, bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian tentang struktur polimer dan sifat mekaniknya.
Phenyl Acrylate memiliki sifat kimia yang sangat reaktif, terutama terhadap radikal bebas dan kondisi oksidatif. Stabilisasi dengan BHT (Butylated Hydroxytoluene) membantu memperpanjang masa simpan dan mengurangi risiko degradasi selama penyimpanan. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk eksperimen yang membutuhkan konsistensi kualitas bahan selama proses sintesis. Selain itu, bahan ini mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pencampuran dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, Phenyl Acrylate digunakan secara luas dalam penelitian ilmu material, kimia organik, dan teknologi polimer. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan bahan ini untuk pengembangan bahan baru, seperti polimer konduktif atau bahan komposit. Karena keberagaman aplikasinya, bahan ini menjadi salah satu bahan penting dalam laboratorium yang fokus pada inovasi dan penelitian ilmiah.
Brosur TCI (PDF)
- Monomers 2025-05-28 · hal. 4
Produk TCI terkait
- TCI Z0069 14643-87-9 Zinc Acrylate
- TCI A0145 96-33-3 Methyl Acrylate (stabilized with MEHQ)
- TCI A0144 103-11-7 2-Ethylhexyl Acrylate Monomer (stabilized with MEHQ)
- TCI A0143 140-88-5 Ethyl Acrylate (stabilized with MEHQ)
- TCI A0142 141-32-2 Butyl Acrylate (stabilized with MEHQ)
- TCI U0117 31098-20-1 3-Sulfopropyl Acrylate Potassium Salt
- Sintesis polimer untuk pengembangan bahan komposit
- Reaksi polimerisasi dalam penelitian struktur polimer
- Pembuatan bahan kimia intermediet dalam sintesis senyawa organik
- Pengujian sifat mekanik dan termal bahan polimer
- Eksperimen kimia untuk studi reaktivitas monomer
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 937-41-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Cairan jernih |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Phenyl Acrylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, jauh dari paparan cahaya langsung dan sumber panas. Karena sifat reaktifnya, bahan ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang terkontrol dan tidak terpapar udara bebas. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak bocor dan tidak terkena bahan kimia lain yang bersifat oksidatif. Dalam penggunaan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, serta pastikan proses penanganan dilakukan di area dengan ventilasi yang baik.
- Hu dkk. (2012). Synthesis of ethylene glycol phenyl ether acrylate by direct ethoxylation of phenyl acrylate. Designed Monomers and Polymers doi:10.1080/15685551.2012.747160
- Baskaran dkk. (1991). Nucleophilic substitution reaction of ethanolamine onto poly(phenyl acrylate) and substituted poly(phenyl acrylate)s. Die Angewandte Makromolekulare Chemie doi:10.1002/apmc.1991.051910111
- Shi dkk. (2002). ChemInform Abstract: Baylis—Hillman Reaction of Arylaldehydes with Phenyl Vinyl Ketone, Phenyl Acrylate, and Phenyl Thioacrylate.. ChemInform doi:10.1002/chin.200237094
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


