Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 763120-58-7

1H-Pyrazole-4-boronic Acid (contains varying amounts of Anhydride) TCI P2478

1H-Pyrazole-4-boronic Acid (contains varying amounts of Anhydride) TCI P2478

Identitas Kimia

No. CAS
763120-58-7
PubChem
CID 17750278·SID 354334753
Rumus molekul
C3H5BN2O2
Berat molekul
111.90 g/mol
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
1H-pyrazol-4-ylboronic acid
SMILES
B(C1=CNN=C1)(O)O
InChIKey
KEZNMOUMHOZFRA-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.670.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.670.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1H-Pyrazole-4-boronic Acid dari TCI adalah reagen organoboron yang membawa gugus asam boronat pada posisi 4 cincin pirazol tanpa substituen pada nitrogen. Di laboratorium sintesis, senyawa ini terutama digunakan sebagai pasangan kopling dalam reaksi Suzuki–Miyaura untuk memasukkan unit pirazol-4-il ke dalam molekul aromatik atau heteroaromatik. Sesuai keterangan produk, bahan ini mengandung anhidrida dalam jumlah bervariasi, yakni bentuk boroksin yang terbentuk secara alami dari dehidrasi asam boronat.

Keunggulan reagen ini adalah kemampuannya membangun ikatan karbon–karbon antara cincin pirazol dan berbagai aril halida dalam kondisi katalisis paladium yang sudah mapan. Motif pirazol sangat penting dalam kimia medisinal, misalnya pada banyak inhibitor kinase, sehingga reagen ini menjadi jalan pintas yang efisien untuk menyusun kerangka tersebut. Atom N–H bebas pada cincin pirazol juga dapat difungsionalisasi lebih lanjut, misalnya melalui alkilasi atau arilasi, memberi fleksibilitas tambahan dalam desain molekul. Kandungan anhidrida umumnya tidak mengganggu kopling karena boroksin juga reaktif dalam kondisi reaksi Suzuki.

Bagi laboratorium di Indonesia, reagen ini berguna untuk kelompok riset sintesis organik, kimia medisinal, dan material yang mengandalkan reaksi kopling silang. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk optimasi reaksi skala kecil hingga sintesis intermediat dalam jumlah gram. Peneliti yang mengembangkan senyawa kandidat obat atau ligan berbasis heterosiklik akan merasakan manfaatnya sebagai blok penyusun yang praktis.

Brosur TCI (PDF)

  • Kopling silang Suzuki–Miyaura: gugus asam boronat bereaksi dengan aril atau heteroaril halida di bawah katalis paladium untuk membentuk ikatan karbon–karbon dengan unit pirazol.
  • Sintesis kandidat inhibitor kinase: motif pirazol-4-il sering muncul pada inhibitor kinase sehingga reagen ini mempercepat penyusunan kerangka molekul target dalam kimia medisinal.
  • Fungsionalisasi lanjutan pada nitrogen pirazol: gugus N–H bebas memungkinkan alkilasi, arilasi, atau proteksi setelah kopling, memberi keleluasaan merancang turunan.
  • Kopling Chan–Lam dan reaksi organoboron lain: asam boronat ini dapat dieksplorasi dalam reaksi pembentukan ikatan karbon–heteroatom yang dikatalisis tembaga.
  • Sintesis ligan dan material fungsional: unit pirazol dapat berkoordinasi dengan logam sehingga produk kopling berguna sebagai ligan atau penyusun kerangka logam-organik.

Merek TCI (kode produk P2478)
Nomor CAS 763120-58-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Organometallic Reagents > Organoboron [Organometallic Reagents]
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik padatan; mengandung anhidrida dalam jumlah bervariasi
Penyimpanan simpan sesuai suhu pada label, tertutup rapat, kering, dan terlindung dari kelembapan

Asam boronat cenderung berada dalam kesetimbangan dengan bentuk anhidridanya tergantung kelembapan, sehingga simpan reagen ini dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk dan kering sesuai label. Biarkan wadah mencapai suhu ruang sebelum dibuka untuk mencegah pengembunan. Saat menghitung stoikiometri, perhitungkan kemungkinan adanya anhidrida. Tangani di lemari asam menggunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung, serta hindari menghirup debu.

—