Phenyl 2,3,4,6-Tetra-O-acetyl-1-thio-alpha-D-mannopyranoside adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai penelitian terkait glikosains. Bahan ini merupakan derivat manosa yang memiliki struktur kompleks dan digunakan untuk mempelajari interaksi glikan dalam berbagai proses biologis. Dalam laboratorium, senyawa ini sering diaplikasikan dalam studi tentang glikosilasi, pengikatan protein, dan aktivitas enzim yang terkait dengan glikan.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat diproses dalam berbagai kondisi reaksi. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan senyawa ini menjadi bahan baku untuk sintesis senyawa lain yang lebih spesifik. Selain itu, senyawa ini juga memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan dalam proses pemisahan dan analisis.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian biokimia, farmakologi, dan biologi molekuler. Karena sifatnya yang spesifik dan aplikasi yang luas, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang ingin mempelajari mekanisme interaksi glikan dengan protein atau sel.
- Digunakan dalam studi interaksi glikan dengan protein untuk memahami mekanisme pengikatan seluler
- Cocok untuk analisis struktur glikoside dalam penelitian biokimia dan farmakologi
- Memperkaya data dalam penelitian tentang enzim glikosilasi dan aktivitasnya
- Berguna dalam sintesis senyawa glikosidik untuk pengembangan obat baru
- Dapat digunakan dalam uji aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 108032-93-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga stabilitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata.
—
