Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 366-70-1

Procarbazine Hydrochloride TCI P2550

Procarbazine Hydrochloride TCI P2550
Harga reguler Rp 2.041.200,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.041.200,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 4-5 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Procarbazine Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen terkait pengembangan obat, terutama dalam studi tentang efek farmakologis dan mekanisme kerja obat. Sebagai reagen farmakologis, procarbazine hydrochloride berperan dalam uji aktivitas biologis, pengujian toksisitas, serta penelitian tentang kemoterapi. Bahan ini juga digunakan dalam analisis kualitatif dan kuantitatif untuk menentukan konsentrasi senyawa dalam campuran atau sampel biologis.

Procarbazine Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap kelembapan dan paparan cahaya. Karena sifat ini, bahan ini harus disimpan dengan hati-hati untuk menjaga kualitasnya. Procarbazine Hydrochloride juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk penelitian laboratorium yang membutuhkan reagen yang mudah dimanipulasi.

Di laboratorium Indonesia, procarbazine hydrochloride digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama di bidang farmakologi dan biokimia. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium penelitian obat, lembaga penelitian kesehatan, serta universitas yang memiliki program studi terkait ilmu kesehatan. Karena kegunaannya yang luas, bahan ini menjadi salah satu reagen yang penting dalam pengembangan penelitian medis dan farmakologis di Indonesia.

  • Penelitian farmakologis untuk menguji efek obat pada sel dan jaringan
  • Pengujian toksisitas untuk mengevaluasi dampak senyawa pada organisme hidup
  • Analisis kuantitatif dalam uji konsentrasi senyawa dalam larutan
  • Sintesis senyawa kimia dalam proses pengembangan obat baru
  • Uji aktivitas biologis untuk menentukan potensi terapi medis

Merek TCI
Nomor CAS 366-70-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Pharmaceutical Research Reagents
Ukuran kemasan 100mg, 500mg
Bentuk fisik Padat (serbuk)
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Procarbazine Hydrochloride harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, dalam kondisi kering dan sejuk, serta jauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini sangat sensitif terhadap kelembapan, sehingga wadah penyimpanannya harus memiliki sifat kedap udara. Selama penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini juga tidak boleh disimpan bersama bahan kimia lain yang bersifat korosif atau reaktif untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.

  • Grunberg dkk. (2009). Further Studies on the Tumor-inhibitory and Tumor-inducing Properties of N-isopropyl-α-(2-methyIhydrazino)-p-toluamide Hydrochloride (Procarbazine Hydrochloride). Chemotherapy doi:10.1159/000220612
  • Romagna dkk. (1990). Comparison of single/multiple-dose protocols using triethylenemelamine and procarbazine hydrochloride for the mouse bone marrow micronucleus test. Mutation Research/Environmental Mutagenesis and Related Subjects doi:10.1016/0165-1161(90)90011-c
  • Romagna dkk. (1992). Micronucleus evaluation in peripheral blood reticulocytes of mice treated with procarbazine hydrochloride or mitomycin C. Mutation Research/Genetic Toxicology doi:10.1016/0165-1218(92)90234-q

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.