Poly(tert-butyl Acrylate) adalah bahan kimia sintetik yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah terutama dalam bidang ilmu material dan kimia polimer. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, dengan rantai polimer yang dapat diatur sesuai kebutuhan eksperimen. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk sintesis polimer, modifikasi permukaan, atau dalam penelitian tentang sifat mekanik dan termal polimer.
Poly(tert-butyl Acrylate) memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol, sehingga memungkinkan peneliti untuk menghasilkan polimer dengan berbagai karakteristik. Bahan ini juga memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, memudahkan proses pencampuran dan penggunaan dalam berbagai reaksi kimia. Keunggulan ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian ilmiah yang memerlukan bahan polimer yang dapat diatur secara presisi.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Poly(tert-butyl Acrylate) menjadi bahan penting dalam penelitian ilmu material, kimia, dan teknologi. Bahan ini sering digunakan oleh peneliti di universitas dan lembaga riset untuk pengembangan material baru, seperti bahan komposit atau bahan polimer dengan sifat tertentu. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses peneliti untuk melakukan eksperimen yang memerlukan bahan ini.
- Sintesis polimer dengan struktur tertentu untuk penelitian material
- Modifikasi permukaan bahan untuk meningkatkan sifat kimia dan mekanik
- Pengembangan bahan komposit dalam bidang teknik dan ilmu material
- Penelitian tentang sifat termal dan mekanik polimer
- Uji kinerja bahan dalam lingkungan tertentu untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25232-27-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Polymers |
| Ukuran kemasan | 500mg |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Poly(tert-butyl Acrylate) sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penyimpanan dalam suhu kamar yang sejuk dan kering sangat disarankan. Selama penggunaan, pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk menghindari risiko kebocoran atau paparan yang tidak terkendali.
- Lu dkk. (2003). Polysulfone-graft-poly(tert-butyl acrylate): Synthesis, Nanophase Separation, Poly(tert-butyl acrylate) Hydrolysis, and pH-Dependent Iridescence. Macromolecules doi:10.1021/ma034980u
- Sütekin dkk. (2020). Preparation of poly(tert‐butyl acrylate)‐poly(acrylic acid) amphiphilic copolymers via radiation‐induced reversible addition–fragmentation chain transfer mediated polymerization of tert‐butyl acrylate. Polymer International doi:10.1002/pi.6004
- Xie dkk. (2016). Synthesis of highly porous poly(tert-butyl acrylate)-b-polysulfone-b-poly(tert-butyl acrylate) asymmetric membranes. Polymer Chemistry doi:10.1039/c6py00215c
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
