Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 32171-39-4

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether Acrylate (n=approx 13) (stabilized with MEHQ) TCI P2870

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether Acrylate (n=approx 13) (stabilized with MEHQ) TCI P2870

Identitas Kimia

No. CAS
32171-39-4
Harga reguler Rp 1.035.300,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.035.300,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Polyethylene Glycol Monomethyl Ether Acrylate (n=approx 13) dari TCI adalah monomer akrilat yang membawa rantai polietilena glikol (PEG) dengan ujung metil eter, dengan rata-rata sekitar tiga belas unit etilena oksida. Di laboratorium ilmu material dan polimer, monomer ini digunakan untuk membuat polimer bersisi rantai PEG, misalnya polimer sisir atau sikat, hidrogel, dan lapisan permukaan hidrofilik. Produk ini distabilkan dengan MEHQ agar tidak mengalami polimerisasi spontan selama penyimpanan dan pengiriman.

Monomer ini dipilih karena menggabungkan gugus akrilat yang reaktif terhadap polimerisasi radikal dengan rantai PEG yang hidrofilik, fleksibel, dan dikenal mengurangi adsorpsi protein. Ujung metil eter membuat rantai samping tidak ikut bereaksi, sehingga arsitektur polimer lebih terkendali. Panjang rantai sedang (n sekitar 13) memberi keseimbangan antara sifat hidrofilik yang nyata dan kemudahan kopolimerisasi dengan monomer lain, sehingga peneliti dapat mengatur sifat material seperti kelarutan, kekakuan, dan respons terhadap suhu.

Di Indonesia, monomer ini relevan bagi laboratorium teknik kimia, kimia material, farmasi, dan biomaterial yang meneliti sistem penghantaran obat, membran, pelapis antifouling, atau elektrolit polimer. Kemasan 25 g sesuai untuk tahap eksplorasi dan optimasi formula, sedangkan 500 g mendukung rangkaian sintesis yang lebih panjang atau peningkatan skala. Dengan satu sumber monomer yang konsisten, hasil antar batch percobaan lebih mudah dibandingkan.

Brosur TCI (PDF)

  • Sintesis polimer sisir atau sikat ber-PEG: gugus akrilat dapat dipolimerisasi secara radikal, termasuk teknik terkendali seperti ATRP atau RAFT, menghasilkan polimer dengan banyak rantai samping PEG.
  • Pembuatan hidrogel dan jaringan polimer hidrofilik: kopolimerisasi dengan pengikat silang diakrilat menghasilkan gel yang menyerap air untuk riset biomaterial dan pelepasan terkendali.
  • Modifikasi permukaan antifouling: rantai PEG dikenal mengurangi penempelan protein dan sel, sehingga monomer ini cocok untuk pencangkokan pada permukaan sensor, membran, atau implan model.
  • Riset elektrolit polimer padat: segmen etilena oksida dapat berinteraksi dengan ion logam seperti litium, sehingga polimernya sering dipelajari sebagai matriks penghantar ion pada riset baterai.
  • Pengembangan pembawa obat amfifilik: kopolimerisasi dengan monomer hidrofobik menghasilkan polimer yang dapat membentuk misel atau nanopartikel untuk studi enkapsulasi zat aktif.

Merek TCI
Nomor CAS 32171-39-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik —
Penyimpanan simpan sejuk, terlindung cahaya dan panas; ikuti suhu penyimpanan pada label
  • Stabilisator: MEHQ (sesuai nama produk); bentuk fisik dan angka teknis mengacu pada Certificate of Analysis

Simpan monomer dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan jauh dari sumber panas, percikan api, serta inisiator radikal seperti peroksida. Stabilisator MEHQ umumnya membutuhkan sedikit oksigen agar bekerja efektif, jadi jangan menyimpan monomer di bawah gas inert dalam waktu lama kecuali disarankan produsen. Senyawa akrilat dapat mengiritasi dan memicu sensitisasi kulit, sehingga sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan lemari asam wajib digunakan. Bila stabilisator perlu dihilangkan sebelum polimerisasi, lakukan sesaat sebelum dipakai.

  • Obata dkk. (2024). A Stochastic FRET Study on the Core Dimension of Polystyrene-block-Poly(Polyethylene Glycol Monomethyl Ether Acrylate) Micelles. Langmuir doi:10.1021/acs.langmuir.4c02374
  • Obata dkk. (2023). RAFT Synthesis and Characterization of Poly(Butyl-co-2-(N,N-Dimethylamino)Ethyl Acrylates)-block-Poly(Polyethylene Glycol Monomethyl Ether Acrylate) as a Photosensitizer Carrier for Photodynamic Therapy. Materials doi:10.3390/ma16114192
  • Gu dkk. (2005). Preparation and evaluation of poly(polyethylene glycol methyl ether acrylate-co-polyethylene glycol diacrylate) monolith for protein analysis. Journal of Chromatography A doi:10.1016/j.chroma.2005.02.088

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.