Propoxur dari TCI adalah senyawa karbamat yang dikenal sebagai insektisida, misalnya untuk pengendalian nyamuk, kecoak, dan serangga rumah tangga. Di katalog TCI, propoxur tercantum dalam kategori Nutrition Research karena terkait dengan kajian keamanan pangan dan lingkungan. Di laboratorium, senyawa ini terutama dipakai sebagai standar analitik untuk analisis residu pestisida. Ia juga dipakai sebagai senyawa uji dalam studi penghambatan enzim asetilkolinesterase, toksikologi, dan degradasi lingkungan.
Propoxur dipilih karena mekanisme kerjanya sebagai penghambat asetilkolinesterase yang reversibel sudah terdokumentasi. Ini menjadikannya pembanding yang berguna di samping golongan organofosfat. Senyawa ini dapat dianalisis dengan LC-MS/MS dan GC, sehingga sering masuk dalam daftar target metode multiresidu. Bagi laboratorium pengujian, standar dengan identitas yang jelas sangat penting untuk menyusun kurva kalibrasi, menetapkan batas deteksi, dan menguji perolehan kembali dari berbagai matriks sampel seperti pangan, air, dan debu rumah.
Di Indonesia, pengendalian vektor penyakit seperti demam berdarah membuat insektisida rumah tangga banyak dipakai. Karena itu, pemantauan residu dan paparan karbamat cukup relevan. Propoxur berguna bagi laboratorium kesehatan lingkungan, laboratorium pengujian pangan, balai penelitian entomologi, serta kelompok riset toksikologi di universitas. Kemasan 1 g cukup untuk pembuatan larutan stok standar dalam jumlah banyak dan untuk serangkaian uji bioaktivitas, termasuk studi kerentanan nyamuk terhadap insektisida.
- Standar residu pestisida karbamat: propoxur dipakai untuk kalibrasi dan identifikasi pada metode LC-MS/MS multiresidu dalam sampel pangan dan air.
- Uji kerentanan vektor serangga: senyawa ini dipakai dalam bioassay untuk mengevaluasi resistansi nyamuk dan kecoak terhadap insektisida golongan karbamat.
- Studi penghambatan asetilkolinesterase: sebagai penghambat reversibel yang dikenal, propoxur berguna untuk membandingkan mekanisme dengan organofosfat dan menguji biosensor enzim.
- Pemantauan paparan lingkungan dalam ruang: laboratorium memakainya sebagai pembanding untuk menganalisis residu insektisida pada debu rumah, udara, atau permukaan.
- Kajian degradasi dan metabolisme: peneliti mempelajari hidrolisis, fotodegradasi, dan pembentukan metabolit propoxur untuk memahami nasibnya di lingkungan.
| Merek | TCI (kode produk P2894) |
|---|---|
| Nomor CAS | 114-26-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Nutrition Research |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | lihat label dan CoA dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terpisah dari bahan pangan |
Propoxur adalah senyawa toksik yang menghambat enzim saraf, jadi tangani dengan prosedur keselamatan yang ketat. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat, di lemari bahan beracun yang terkunci, sejuk, kering, dan jauh dari makanan, minuman, serta pakan. Bekerjalah di lemari asam dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Jangan makan atau minum di area kerja. Tangani limbah sebagai limbah B3, dan baca SDS dari TCI sebelum bekerja.
- Tsitsimpikou dkk. (2013). Histopathological lesions, oxidative stress and genotoxic effects in liver and kidneys following long term exposure of rabbits to diazinon and propoxur. Toxicology doi:10.1016/j.tox.2012.11.002
- Cid dkk. (1990). Genotoxicity of the pesticide propoxur and its nitroso derivative, NO-propoxur, on human lymphocytes in vitro. Mutation Research - Fundamental and Molecular Mechanisms of Mutagenesis doi:10.1016/0027-5107(90)90108-g
- Gómez‐Arroyo dkk. (1995). Sister chromatid exchange in human lymphocytes induced by propoxur following plant activation by Vicia faba. Environmental and Molecular Mutagenesis doi:10.1002/em.2850260408
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

