Poly(pentafluorostyrene) dari TCI adalah polimer hasil polimerisasi monomer 2,3,4,5,6-pentafluorostirena. Setiap unit ulangnya membawa cincin aromatik yang seluruh atom hidrogennya diganti oleh fluor. Bahan ini termasuk reagen polimer dan makromolekul dalam bidang ilmu material. Polimer ini banyak dipelajari sebagai platform fungsional, karena atom fluor pada posisi para cincin dapat disubstitusi secara selektif. Dengan demikian, peneliti dapat memasang beragam gugus fungsi ke rantai polimer yang sudah jadi tanpa harus menyintesis monomer baru satu per satu.
Polimer ini dipilih karena memiliki karakter khas polimer terfluorinasi. Energi permukaannya rendah dan sifatnya hidrofobik, sehingga permukaan yang dilapisi polimer ini cenderung menolak air. Polimer berbasis fluor juga umumnya memiliki konstanta dielektrik yang relatif rendah, sehingga menarik untuk riset material elektronik. Keunggulan yang paling banyak dimanfaatkan adalah reaksi substitusi nukleofilik aromatik pada fluor posisi para, yang dikenal sebagai reaksi para-fluoro–tiol. Reaksi ini berlangsung efisien dengan tiol dalam kondisi yang relatif ringan. Karena itu, polimer ini menjadi alat penting dalam kimia modifikasi pascapolimerisasi.
Di Indonesia, Poly(pentafluorostyrene) bermanfaat bagi laboratorium kimia polimer, fisika material, dan teknik kimia yang meneliti pelapis hidrofobik, membran, material dielektrik, atau polimer fungsional untuk sensor. Kemasan 200mg dan 1g sesuai untuk riset skala laboratorium, misalnya pembuatan film tipis dengan spin coating, uji modifikasi permukaan, atau penyusunan pustaka polimer termodifikasi. Bahan ini juga cocok sebagai sampel pembanding saat mahasiswa mempelajari pengaruh fluorinasi terhadap sifat permukaan dan sifat termal polimer.
Kelebihan (brosur TCI)
- Ketahanan panas tinggi
- Ketahanan kimia tinggi
- Dapat dimodifikasi pasca-sintesis melalui reaksi substitusi nukleofilik aromatik
Brosur TCI (PDF)
- Highly Durable Polymer Capable of Post-Modification Poly(pentafluorostylene) 2026-09-17 · hal. 1
- Fluorous Chemistry 2025-01-21 · hal. 11
- Biomaterials Research Reagents 2025-02-19 · hal. 5
Produk TCI terkait
- 5,10,15,20-Tetrakis(pentafluorophenyl)porphyrin, CAS 25440-14-6, TCI T1730
- 5-tert-Butyl 1-Pentafluorophenyl N-[(9H-Fluoren-9-ylmethoxy)carbonyl]-L-glutamate, CAS 86061-04-3, TCI B3318
- Pentafluorophenyl Methacrylate (stabilized with MEHQ), CAS 13642-97-2, TCI P2289
- Pentafluorophenyl 4-Nitrobenzenesulfonate, CAS 244633-31-6, TCI P2231
- Pentafluorophenyl Benzoate, CAS 1548-84-1, TCI P2229
- TCI P2192 19220-93-0 Pentafluorophenyl Acetate
- Modifikasi pascapolimerisasi melalui reaksi para-fluoro–tiol: fluor posisi para dapat disubstitusi tiol secara selektif, sehingga gugus fungsi baru dapat dipasang tanpa menyintesis monomer khusus.
- Pembuatan pelapis dan film hidrofobik: energi permukaan polimer terfluorinasi yang rendah membuatnya cocok untuk mempelajari sifat penolak air serta pengukuran sudut kontak pada berbagai substrat.
- Riset material dielektrik untuk elektronika: karakter fluorinasi yang tinggi menjadikannya kandidat untuk kajian lapisan isolator pada perangkat elektronik organik dan transistor film tipis.
- Pengembangan membran dan material pemisahan: sifat kimia permukaannya yang khas dapat dimodifikasi untuk menyesuaikan afinitas membran terhadap gas atau pelarut tertentu dalam studi pemisahan.
- Polimer acuan dalam studi hubungan struktur–sifat: perbandingan dengan polistirena biasa membantu peneliti memahami pengaruh substitusi fluor terhadap kelarutan, sifat termal, dan perilaku permukaan.
Dari brosur TCI
- Membran penukar anion untuk redox flow battery
- Membrane electrode assembly untuk fuel cell
- Indikator oksigen luminesen
| Merek | TCI (kode produk P2900) |
|---|---|
| Nomor CAS | 26838-55-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymers |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | padatan polimer; rujuk CoA untuk data berat molekul dan karakteristik lot |
| Penyimpanan | simpan rapat di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya langsung |
Simpan Poly(pentafluorostyrene) dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas. Jika polimer akan dipakai bertahap, ambil secukupnya dengan spatula yang bersih dan kering agar sisa bahan tidak terkontaminasi. Saat melarutkan polimer dalam pelarut organik, lakukan pekerjaan di lemari asam dan perhatikan bahaya dari pelarut yang digunakan. Kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Hindari memanaskan polimer terfluorinasi hingga terurai, karena dekomposisi termal dapat melepaskan gas berbahaya. Baca SDS TCI sebelum digunakan.
- Gudipati dkk. (2008). Synthesis of Poly(glycidyl methacrylate)‐block‐Poly(pentafluorostyrene) by RAFT: Precursor to Novel Amphiphilic Poly(glyceryl methacrylate)‐block‐Poly(pentafluorostyrene). Macromolecular Rapid Communications doi:10.1002/marc.200800515
- Atanasov dkk. (2013). Sulfonated Poly(pentafluorostyrene). ECS Meeting Abstracts doi:10.1149/ma2013-02/15/1392
- Lu dkk. (2014). Intramolecular folding of triblock copolymers via quadrupole interactions between poly(styrene) and poly(pentafluorostyrene) blocks. Chemical Communications doi:10.1039/c4cc01840k
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.


![86061-04-3 5-tert-Butyl 1-Pentafluorophenyl N-[(9H-Fluoren-9-ylmethoxy)carbonyl]-L-glutamate - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B3318.jpg?v=1769141719&width=533)




