2-Phenyl-1,3-dioxolane adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini memiliki struktur heterosiklik yang terdiri dari dua atom oksigen dalam cincin 1,3-dioxolan, yang memberikan sifat stabil dan reaktivitas tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembangun (building block) untuk memperoleh senyawa dengan struktur tertentu, terutama dalam bidang sintesis organik dan penelitian farmakologi.
Karena struktur kimianya yang sederhana namun fleksibel, 2-Phenyl-1,3-dioxolane dapat berfungsi sebagai prekursor dalam berbagai reaksi kimia seperti reaksi substitusi, reaksi hidrolisis, atau reaksi dengan bahan lain untuk menghasilkan senyawa dengan fungsi spesifik. Sifat kimianya yang stabil memungkinkan senyawa ini digunakan secara aman dalam berbagai kondisi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering ditemukan dalam penelitian kimia murni dan terapan, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini juga digunakan dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang medis, farmasi, atau industri.
Produk TCI terkait
- TCI T2575 1193-11-9 2,2,4-Trimethyl-1,3-dioxolane
- TCI B3463 62563-07-9 2-(3-Bromopropyl)-1,3-dioxolane
- TCI B2128 87227-41-6 2-(4-Bromobutyl)-1,3-dioxolane
- TCI B2100 10602-01-4 2-(4-Bromophenyl)-1,3-dioxolane
- TCI B2098 17789-14-9 2-(3-Bromophenyl)-1,3-dioxolane
- TCI B2084 34824-58-3 2-(2-Bromophenyl)-1,3-dioxolane
- Sintesis senyawa organik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan senyawa baru dengan aktivitas biologis tertentu
- Reaksi kimia dalam sintesis senyawa heterosiklik
- Penelitian tentang struktur dan reaktivitas senyawa organik
- Penggunaan dalam analisis kimia untuk identifikasi senyawa tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 936-51-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup dan dalam kondisi kering serta sejuk untuk mencegah penguapan atau reaksi kimia yang tidak diinginkan. Penggunaan wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia disarankan. Dalam laboratorium, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
