N-Phenethylbenzamide adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintesis organik. Bahan ini berperan sebagai bahan bangunan (building block) dalam pembuatan senyawa kompleks, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan senyawa dengan struktur tertentu yang diperlukan dalam penelitian farmakologi, kimia organik, dan industri kimia.
N-Phenethylbenzamide memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat bereaksi dengan berbagai reagen seperti asam, basa, dan pelarut organik. Struktur molekulnya yang kompleks memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya yang diperlukan dalam proses sintesis. Karena sifatnya yang tidak mengandung heterosiklik, senyawa ini menjadi pilihan untuk pengembangan senyawa yang lebih sederhana namun tetap memiliki aktivitas biologis yang relevan.
Di laboratorium Indonesia, N-Phenethylbenzamide digunakan dalam penelitian kimia organik, pengembangan obat, dan studi struktur molekul. Bahan ini juga sering dimanfaatkan dalam program pendidikan tinggi untuk melatih mahasiswa dalam teknik sintesis dan karakterisasi senyawa kimia.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa intermediat dalam proses produksi obat
- Pengembangan bahan kimia untuk industri kosmetik dan bahan kimia
- Penelitian struktur molekul untuk pemahaman reaktivitas senyawa
- Pendidikan kimia organik untuk latihan sintesis senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3278-14-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
N-Phenethylbenzamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kelembapan dan kontaminasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari dari paparan langsung sinar matahari dan suhu tinggi. Dalam penanganan, gunakan sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Pastikan wadah tidak terbuka dan jauh dari bahan kimia yang reaktif untuk mencegah risiko reaksi kimia yang tidak diinginkan.
- Hang dkk. (2022). Four new N-phenethylbenzamide derivatives from the stems of piper betle and their antimicrobial activity. Natural Product Research doi:10.1080/14786419.2022.2114473
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
