TCI P3186 869288-64-2 PF 573228 adalah bahan kimia yang digunakan dalam penelitian kanker dan biologi sel. Bahan ini merupakan salah satu senyawa aktif yang sering digunakan dalam pengujian efek biologis terhadap sel kanker. Dalam laboratorium, bahan ini berperan sebagai agen penghambat atau pemicu pertumbuhan sel kanker, bergantung pada konteks penelitian. Bahan ini sangat penting dalam studi mekanisme penyakit kanker dan pengembangan terapi baru.
TCI P3186 memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses penggunaannya dalam berbagai eksperimen. Bahan ini juga memiliki tingkat keamanan yang cukup tinggi dalam penggunaan yang tepat, tetapi tetap memerlukan perlakuan hati-hati dalam penanganannya. Keberagaman aplikasinya membuat bahan ini menjadi pilihan utama dalam penelitian biomedis.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini digunakan secara luas dalam penelitian kanker dan studi sel. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk menguji respons sel terhadap berbagai pengaruh lingkungan atau obat. Bahan ini juga sering digunakan dalam penelitian kolaboratif antar institusi, mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
- Pengujian efek senyawa terhadap pertumbuhan sel kanker
- Penelitian mekanisme respons sel terhadap obat kanker
- Pengembangan model in vitro untuk uji klinis awal
- Studi interaksi molekuler dalam proses kanker
- Analisis aktivitas biologis senyawa baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 869288-64-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Cell Biology > Cancer Research |
| Ukuran kemasan | 5mg, 25mg |
| Bentuk fisik | Serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini harus dikelola sesuai dengan standar keselamatan laboratorium.
—






