Langsung ke informasi produk
1 dari 3

TCI

CAS 17318-31-9

SQ 22536, CAS 17318-31-9, TCI Q0105

SQ 22536, CAS 17318-31-9, TCI Q0105

Identitas Kimia

No. CAS
17318-31-9
PubChem
CID 5270·SID 468592772
Rumus molekul
C9H11N5O
Berat molekul
205.22 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
9-(oxolan-2-yl)purin-6-amine
SMILES
C1CC(OC1)N2C=NC3=C(N=CN=C32)N
InChIKey
UKHMZCMKHPHFOT-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 5.910.450,00
Harga reguler Rp 4.148.550,00 Harga obral Rp 5.910.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI Q0105 17318-31-9 SQ 22536 adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori nukleosida dan nukleotida. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia, terutama dalam penelitian DNA dan RNA. Sebagai bahan dasar dalam sintesis molekul biologis, senyawa ini memainkan peran penting dalam proses pengembangan obat, analisis genetik, dan penelitian biomedis. Karena sifatnya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti di laboratorium.

TCI Q0105 memiliki karakteristik yang membuatnya menjadi bahan yang sangat diminati dalam laboratorium. Senyawa ini memiliki kemurnian tinggi dan konsistensi yang baik, sehingga memastikan hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Selain itu, senyawa ini mudah terdapat dalam berbagai bentuk kemasan yang sesuai dengan kebutuhan penelitian, seperti 10mg dan 50mg. Ketersediaan dalam berbagai ukuran memudahkan penggunaan dalam berbagai skala eksperimen.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian biomedis dan biokimia. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis DNA, analisis genetik, dan pengembangan produk farmasi. Bahan ini juga sering digunakan dalam program pendidikan tinggi untuk memperkaya pengalaman mahasiswa dalam bidang ilmu hayat.

  • Penelitian sintesis DNA dan RNA untuk pengembangan obat dan vaksin
  • Analisis genetik untuk memahami variasi genetik pada populasi manusia
  • Eksperimen biokimia untuk studi enzim dan reaksi kimia dalam sel
  • Pengembangan produk farmasi berbasis nukleotida untuk pengobatan penyakit genetik
  • Penelitian tentang mekanisme replikasi dan transkripsi molekul biologis

Merek TCI
Nomor CAS 17318-31-9
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides
Ukuran kemasan 10mg, 50mg
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya langsung

Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat mengambil atau memanfaatkan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Hindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta jauhkan dari bahan kimia yang bersifat reaktif.

  • Fabbri dkk. (1991). Inhibition of Adenylate Cyclase of Catfish and Rat Hepatocyte Membranes BY 9-(Tetrahydro-2-Furyl)Adenine (SQ 22536). Journal of Enzyme Inhibition doi:10.3109/14756369109069062
  • Gao dkk. (2002). Effects of SQ 22536, an adenylyl cyclase inhibitor, on isoproterenol-induced cyclic AMP elevation and relaxation in newborn ovine pulmonary veins. European Journal of Pharmacology doi:10.1016/s0014-2999(02)01261-x

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.