Ribonucleic Acid (RNA) Sodium Salt dari ragi adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan biologi molekuler. Produk ini memiliki struktur molekuler yang khas dan berperan penting dalam sintesis RNA, analisis molekuler, serta dalam pengembangan teknik seperti PCR (Polymerase Chain Reaction) dan sekuen DNA. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk memahami ekspresi gen, mekanisme translasi, dan interaksi molekuler dalam sel.
RNA Sodium Salt memiliki sifat kimia yang stabil dan mampu larut dalam air, sehingga mudah digunakan dalam berbagai reaksi biokimia. Ketersediaan dalam bentuk padat memudahkan proses penimbangan dan penggunaan dalam skala laboratorium. Produk ini juga memiliki konsistensi tinggi, sehingga memastikan akurasi hasil eksperimen.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, bahan ini sangat relevan untuk penelitian di bidang biologi molekuler, genetika, dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan produk ini untuk keperluan pendidikan dan penelitian. Dengan ketersediaan yang terjangkau dan kualitas yang terjamin, produk ini menjadi pilihan utama untuk laboratorium lokal.
Brosur TCI (PDF)
- Nucleosides, Nucleotides, Nucleic Acids and Related Reagents 2026-03-23 · hal. 7
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 60
- Analisis ekspresi gen menggunakan teknik RT-PCR untuk memahami aktivitas gen tertentu
- Sintesis RNA untuk pengembangan vaksin dan terapi genetik berbasis molekul
- Penelitian tentang mekanisme translasi dan sintesis protein dalam sel
- Pemantauan aktivitas enzim dalam reaksi biokimia yang melibatkan RNA
- Pengembangan metode diagnostik berbasis molekul untuk penyakit genetik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | (tidak ada) |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Nucleosides, Nucleotides, Oligonucleotides |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Produk ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk menjaga kualitas dan stabilitasnya. Penyimpanan pada suhu kamar yang stabil juga dianjurkan. Saat penggunaan, pastikan wadah tidak terbuka terlalu lama untuk mencegah kontaminasi atau kehilangan kelembapan. Selalu gunakan sarung tangan dan alat pelindung diri yang sesuai untuk menghindari kontak langsung dengan bahan kimia.
- Gardner (2009). The Possible Roles of Oral Yeast Ribonucleic Acid (Y-RNA) in Geriatrics and Gerontology. Gerontologia doi:10.1159/000211183
- TOYA dkk. (2022). Effect of Sodium Tungstate on Nucleic Acid Extraction from Anaerobic Digestion Sludge —Efficacy of Fluorescence Measurement in the Ribonucleic Acid Quantification—. BUNSEKI KAGAKU doi:10.2116/bunsekikagaku.71.201
- Itaya dkk. (2002). Practical Synthesis of Wybutosine, the Hypermodified Nucleoside of Yeast Phenylalanine Transfer Ribonucleic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.200239214
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
