Ruthenocene adalah senyawa organoruten yang digunakan dalam berbagai reaksi katalitik dan sintesis kimia. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, berupa senyawa aromatik yang mengandung atom ruthenium. Dalam laboratorium, Ruthenocene sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia kompleks, terutama dalam proses reduksi dan oksidasi. Karena sifat katalitiknya yang kuat, senyawa ini sangat penting dalam penelitian kimia organik dan anorganik.
Ruthenocene memiliki stabilitas kimia yang baik dalam kondisi tertentu dan dapat berperan sebagai reaktan atau katalis dalam berbagai reaksi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk reaksi yang memerlukan aktivasi kimia yang spesifik. Selain itu, senyawa ini memiliki keunggulan dalam efisiensi reaksi dan keberlanjutan lingkungan, sehingga cocok untuk penelitian yang mengutamakan keberlanjutan.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, Ruthenocene digunakan oleh peneliti kimia dan ilmuwan yang bekerja di bidang katalisis dan sintesis senyawa organik. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian yang berkaitan dengan pengembangan teknologi baru atau peningkatan efisiensi proses kimia. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya mudah diakses bagi para peneliti yang membutuhkan bahan ini untuk eksperimen mereka.
Brosur TCI (PDF)
- Transition Metal Catalysts 2026-04-10 · hal. 8
Produk TCI terkait
- TCI U0141 2055540-61-7 UltraCat (contains 5% Nitromethane at maximum)
- TCI U0116 2106819-64-9 UltraNitroCat
- TCI T3902 304695-79-2 Dichlorotris(1,10-phenanthroline)ruthenium(II) Monohydrate
- TCI T3812 22594-69-0 Tricarbonyldichlororuthenium(II) Dimer
- TCI T3435 60804-74-2 Tris(2,2'-bipyridine)ruthenium(II) Bis(hexafluorophosphate)
- TCI T3208 60804-75-3 Tris(1,10-phenanthroline)ruthenium(II) Bis(hexafluorophosphate)
- Reaksi katalitik dalam sintesis senyawa organik karena kemampuannya mengaktifkan ikatan kimia.
- Penelitian tentang reaksi reduksi dan oksidasi yang memerlukan katalis berbasis logam.
- Pengembangan proses kimia yang ramah lingkungan dengan penggunaan katalis efisien.
- Eksperimen dalam bidang katalisis heterogen untuk pengujian aktivitas katalitik.
- Penelitian tentang struktur dan sifat senyawa organoruten dalam kimia anorganik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1287-13-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara. |
Ruthenocene harus disimpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang kedap udara. Dalam penanganan, penting untuk menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Selain itu, bahan ini harus disimpan dalam ruangan yang sejuk dan kering, serta terpisah dari bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif. Keamanan dalam penggunaan dan penyimpanan harus selalu diperhatikan untuk mencegah risiko kecelakaan di laboratorium.
- Panchakarla dkk. (2007). Carbon nanostructures and graphite-coated metal nanostructures obtained by pyrolysis of ruthenocene and ruthenocene-ferrocene mixtures. Bulletin of Materials Science doi:10.1007/s12034-007-0005-x
- Roemer dkk. (2026). Dynamic covalent switching between a 1,1′-ruthenocene macrocycle and a ruthenocenophane through a transimination reaction. Inorganic Chemistry Frontiers doi:10.1039/d6qi00665e
- Kirchner dkk. (1990). Solvent, anion, and temperature dependences of the ruthenocene(II)/bromoruthenocene(IV) and ruthenocene(II)/iodoruthenocene(IV) electron exchange. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic00337a036
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
