Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 80214-83-1

Roxithromycin TCI R0164

Roxithromycin TCI R0164

Identitas Kimia

No. CAS
80214-83-1
PubChem
CID 9567573·SID 253661176
Rumus molekul
C41H76N2O15
Berat molekul
837.0 g/mol
Kemurnian
>95.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
(3R,4S,5S,6R,7R,9R,10E,11S,12R,13S,14R)-6-[4-(dimethylamino)-3-hydroxy-6-methyloxan-2-yl]oxy-14-ethyl-7,12,13-trihydroxy-4-(5-hydroxy-4-methoxy-4,6-dimethyloxan-2-yl)oxy-10-(2-methoxyethoxymethoxyimino)-3,5,7,9,11,13-hexamethyl-oxacyclotetradecan-2-one
SMILES
CC[C@@H]1[C@@]([C@@H]([C@H](/C(=N/OCOCCOC)/[C@@H](C[C@@]([C@@H]([C@H]([C@@H]([C@H](C(=O)O1)C)OC2CC(C(C(O2)C)O)(C)OC)C)OC3C(C(CC(O3)C)N(C)C)O)(C)O)C)C)O)(C)O
InChIKey
RXZBMPWDPOLZGW-KMAKEOJNSA-N
Harga reguler Rp 1.776.600,00
Harga reguler Rp 1.257.900,00 Harga obral Rp 1.776.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Roxithromycin, dengan nomor CAS 80214-83-1, adalah antibiotik makrolida yang digunakan dalam berbagai penelitian kimia dan biologi molekuler. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium yang mempelajari interaksi antara senyawa organik dan sistem biologis. Roxithromycin memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap berbagai bakteri gram positif dan gram negatif, menjadikannya bahan penting dalam studi farmakologi dan mikrobiologi. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini digunakan untuk menguji efektivitas antibiotik, pengembangan obat baru, serta penelitian tentang mekanisme resistensi bakteri.

Karakteristik utama Roxithromycin termasuk struktur molekul kompleks yang terdiri dari rantai siklik dan gugus glikosil. Senyawa ini bersifat stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Ketahanannya terhadap degradasi kimia menjadikannya pilihan yang tepat untuk eksperimen yang memerlukan presisi dan kestabilan. Selain itu, Roxithromycin memiliki sifat anti-inflamasi yang rendah, sehingga cocok untuk penelitian yang memerlukan penggunaan antibiotik tanpa efek samping yang signifikan.

Dalam laboratorium di Indonesia, Roxithromycin sering digunakan dalam penelitian terkait kesehatan masyarakat, terutama dalam studi tentang penggunaan antibiotik secara rasional. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada pengembangan obat dan pengendalian infeksi. Dengan sifat dan aplikasinya yang luas, Roxithromycin menjadi alat penting bagi ilmuwan dan peneliti di Indonesia yang ingin memperluas pemahaman mereka tentang senyawa kimia dan interaksinya dengan sistem biologis.

  • Pengujian aktivitas antibakteri terhadap isolat bakteri patogen lokal
  • Penelitian tentang mekanisme resistensi bakteri terhadap antibiotik
  • Pengembangan formula obat baru dengan kombinasi senyawa makrolida
  • Studi farmakokinetik senyawa antibiotik dalam sistem biologis
  • Analisis kualitas dan konsistensi senyawa kimia dalam produksi obat

Merek TCI
Nomor CAS 80214-83-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan

Roxithromycin harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung dari cahaya matahari atau sumber panas. Bahan ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif. Selama penyimpanan, pastikan wadah tetap tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi atau penurunan kualitas. Dalam penggunaan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau saluran napas.

  • Ostrowski dkk. (2010). Impact of pharmaceutical dosage form on stability and dissolution of roxithromycin. Open Medicine doi:10.2478/s11536-009-0113-7
  • Muller (1996). An open comparative study of azithromycin and roxithromycin in the treatment of acute upper respiratory tract infections. Journal of Antimicrobial Chemotherapy doi:10.1093/jac/37.suppl_c.83
  • Norinder dkk. (1997). Economic Analysis of Treatment with Roxithromycin in Comparison with Erythromycin in Patients with Lower Respiratory Tract Infections. Scandinavian Journal of Infectious Diseases doi:10.3109/00365549709008670

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.