Rhodamine 19 adalah senyawa organik yang digunakan secara luas dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang kimia dan teknologi material. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan memiliki kemampuan untuk menyerap serta memancarkan cahaya dalam berbagai panjang gelombang. Dalam laboratorium, Rhodamine 19 sering digunakan sebagai bahan pewarna fluoresen, yang memungkinkan pengamatan dan analisis berbagai fenomena optik. Karena sifat fluoresensinya yang kuat, senyawa ini menjadi alat penting dalam penelitian material optik dan fotokimia.
Rhodamine 19 memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terurai dalam kondisi normal. Senyawa ini juga memiliki kemampuan untuk menyerap cahaya dalam rentang panjang gelombang tertentu dan memancarkannya kembali dengan intensitas tinggi. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen yang membutuhkan pengamatan fluoresensi. Selain itu, Rhodamine 19 memiliki daya tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, sehingga memudahkan penggunaannya dalam berbagai jenis aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Rhodamine 19 sering digunakan dalam penelitian dan pengembangan material optik, serta dalam analisis kimia untuk memperjelas struktur molekuler dan proses kimia. Bahan ini juga menjadi bagian dari eksperimen dalam bidang fotokimia dan teknologi material, yang semakin berkembang di berbagai institusi penelitian dan perguruan tinggi. Karena sifatnya yang unik, Rhodamine 19 menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan di Indonesia.
- Pemantauan proses reaksi kimia melalui fluoresensi untuk mempercepat analisis reaksi
- Pengembangan material optik seperti filter dan sensor optik yang sensitif terhadap cahaya
- Penelitian tentang sifat fluoresensi untuk aplikasi dalam bidang medis dan bioteknologi
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam kimia analitik menggunakan teknik spektroskopi
- Pemantauan konsentrasi senyawa dalam larutan menggunakan metode fluoresensi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25152-49-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Photonic Materials and Optical Materials > Xanthene Dyes |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya langsung dan kelembapan |
Rhodamine 19 harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari cahaya matahari langsung serta kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu gunakan wadah yang tahan terhadap bahan kimia untuk mencegah reaksi tidak diinginkan.
- Barapati dkk. (2022). Photodegradation of Rhodamine B and Crystal Violet using Al-doped Co–Mn nanoferrites and dielectric study. Journal of Materials Science: Materials in Electronics doi:10.1007/s10854-022-09219-0
- WEI (2003). Photocatalytic degradation kinetics of Rhodamine B catalyzed by nanosized TiO2 film. Chinese Science Bulletin doi:10.1360/03tb9010
- (1996). Analytical Currents: PM-NSOM of rhodamine 110. Analytical Chemistry doi:10.1021/ac9620728
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.




