Rifamycin S adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen biokimia dan farmakologi di laboratorium. Sebagai antibiotik yang termasuk dalam keluarga rifamisin, Rifamycin S memiliki kemampuan menghambat sintesis DNA bakteri dengan menghambat enzim DNA-dependent RNA polymerase. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian mikrobiologi untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri yang sensitif terhadap senyawa ini. Karena sifatnya yang kuat dan spesifik, Rifamycin S menjadi pilihan utama dalam pengujian aktivitas antibakteri dan studi mekanisme respons bakteri terhadap obat.
Rifamycin S memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap cahaya dan kelembapan. Dalam bentuk padat, senyawa ini memiliki struktur kompleks yang memungkinkan interaksi dengan berbagai substrat biologis. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi hasil, Rifamycin S sangat diminati dalam penelitian yang memerlukan presisi dan akurasi. Sifatnya yang tidak mudah terurai membuatnya cocok untuk penggunaan jangka panjang dalam eksperimen laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Rifamycin S digunakan dalam berbagai penelitian terkait antibiotik, termasuk pengembangan obat baru, uji sensitivitas bakteri, dan studi mekanisme penghambatan pertumbuhan bakteri. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian biomedis yang melibatkan interaksi antara obat dan sel tubuh. Dengan kehandalannya, Rifamycin S menjadi salah satu bahan penting dalam penelitian ilmiah di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 5
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 5
Produk TCI terkait
- Uji aktivitas antibakteri untuk mengetahui efektivitas senyawa terhadap bakteri patogen
- Penelitian mekanisme penghambatan sintesis DNA pada bakteri
- Pengembangan obat baru dengan fokus pada senyawa yang memblokir enzim RNA polymerase
- Studi tentang resistensi antibiotik pada bakteri yang terpapar Rifamycin S
- Eksperimen biokimia untuk mengevaluasi interaksi senyawa dengan substrat biologis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13553-79-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari cahaya |
Rifamycin S harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini juga perlu disimpan dalam suhu kamar dan jauh dari bahan kimia lain yang bersifat korosif atau reaktif. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Weiman (2015). Novel Rifamycin Analogs to Treat Multidrug-Resistant Tuberculosis. Microbe Magazine doi:10.1128/microbe.10.375.1
- Banerjee (1993). Transformation of rifamycin B with immobilized rifamycin oxidase of Curvularia lunata. Biotechnology Techniques doi:10.1007/bf00152538
- (2013). Amoxicillin/rifamycin. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-013-7129-0
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)



