Butyl Salicylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik dan formulasi bahan kimia. Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Butyl Salicylate sering digunakan sebagai bahan baku dalam produksi senyawa yang memiliki sifat anti-inflamasi atau antimikroba.
Butyl Salicylate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia. Karena sifat ini, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan baku dengan konsistensi dan reaktivitas yang baik. Selain itu, senyawa ini juga memiliki aroma yang menarik, sehingga sering digunakan dalam formulasi produk kosmetik dan farmasi.
Di laboratorium Indonesia, Butyl Salicylate digunakan secara luas dalam penelitian kimia, terutama dalam bidang farmasi dan kosmetik. Bahan ini menjadi bagian dari proses pengembangan produk baru, termasuk obat dan kosmetik. Karena ketersediaannya yang terjamin dan kualitas yang memenuhi standar internasional, Butyl Salicylate menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi di berbagai institusi pendidikan dan penelitian di Indonesia.
- Pengembangan senyawa anti-inflamasi dalam penelitian farmasi
- Sintesis senyawa organik dengan aktivitas biologis tertentu
- Formulasi bahan kosmetik seperti pelembut dan aromatik
- Uji keterlarutan dan stabilitas senyawa dalam berbagai pelarut
- Penelitian tentang efek farmakologis senyawa organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2052-14-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Butyl Salicylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat mudah terbakar, sehingga perlu dihindari dari sumber api dan panas. Selama penyimpanan, pastikan wadah tidak terbuka dan ditempatkan dalam area yang sejuk dan kering. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk meminimalkan paparan langsung.
- Zheng dkk. (2012). Synthesis of n-Butyl Salicylate Catalyzed by Boric Acid. Advanced Materials Research doi:10.4028/www.scientific.net/amr.466-467.319
- Lapczynski dkk. (2007). Fragrance material review on butyl salicylate. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2007.09.037
- Api dkk. (2024). RIFM fragrance ingredient safety assessment, butyl salicylate, CAS Registry Number 2052-14-4. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/j.fct.2023.114243
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
