TCI

CAS 1338-39-2

Sorbitan Monolaurate TCI S0059

Sorbitan Monolaurate TCI S0059

Identitas Kimia

No. CAS
1338-39-2
PubChem
CID 11046239·SID 87575683
Rumus molekul
C18H34O6
Berat molekul
346.5 g/mol
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
[(2R)-2-[(2R,3R,4S)-3,4-dihydroxyoxolan-2-yl]-2-hydroxyethyl] dodecanoate
SMILES
CCCCCCCCCCCC(=O)OC[C@H]([C@@H]1[C@@H]([C@H](CO1)O)O)O
InChIKey
LWZFANDGMFTDAV-BURFUSLBSA-N
Harga reguler Rp 505.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 505.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sorbitan Monolaurate dari TCI adalah surfaktan nonionik yang dibuat dari esterifikasi sorbitol dengan asam laurat. Senyawa ini termasuk keluarga ester sorbitan yang di pasaran sering dikenal dengan nama dagang Span 20. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai pengemulsi, pendispersi, dan zat pembasah, terutama ketika peneliti perlu menstabilkan campuran fase minyak dan air. Dalam bidang ilmu material, Sorbitan Monolaurate termasuk aditif polimer yang membantu mengatur sifat permukaan dan kompatibilitas antarkomponen dalam formulasi.

Bahan ini dipilih karena sifat amfifiliknya. Gugus sorbitan yang kaya hidroksil bersifat hidrofilik, sedangkan rantai laurat yang relatif pendek memberi sisi lipofilik. Dibandingkan ester sorbitan berantai lebih panjang, monolaurat cenderung sedikit lebih hidrofilik, sehingga sering dipakai sebagai komponen penyeimbang dalam sistem emulsi campuran. Sebagai surfaktan nonionik, bahan ini relatif tidak sensitif terhadap perubahan kekuatan ion dan tidak membawa muatan yang dapat mengganggu interaksi elektrostatik dalam sistem. Kualitas reagen TCI juga membantu menjaga hasil percobaan tetap konsisten dari satu lot ke lot berikutnya.

Di laboratorium Indonesia, Sorbitan Monolaurate banyak berguna bagi peneliti farmasi, teknologi pangan, kosmetik, dan polimer di perguruan tinggi maupun industri. Bahan ini sering muncul dalam penelitian formulasi emulsi berbasis minyak nabati lokal, misalnya minyak kelapa dan minyak sawit, yang melimpah di Indonesia. Kemasan 25 g cocok untuk tahap skrining formulasi skala kecil, sedangkan 500 g lebih efisien untuk laboratorium pengembangan produk yang membutuhkan pemakaian rutin dan berulang.

  • Formulasi emulsi minyak dalam air dan air dalam minyak, karena sifat amfifiliknya membantu menurunkan tegangan antarmuka dan menjaga droplet tetap terdispersi lebih lama.
  • Aditif polimer dan plastik, sebab bahan ini dapat berfungsi sebagai zat antistatik, pelumas internal, atau pendispersi pigmen untuk meningkatkan homogenitas campuran polimer.
  • Pembuatan nanoemulsi dan sistem penghantaran obat, karena surfaktan nonionik umumnya lebih lembut dan sering dikombinasikan dengan polisorbat untuk mengatur stabilitas sediaan.
  • Sintesis partikel melalui metode emulsi atau mikroemulsi, karena surfaktan ini membantu membentuk mikroreaktor tetesan yang ukurannya lebih terkendali selama reaksi berlangsung.
  • Penelitian formulasi pangan dan kosmetik, karena ester sorbitan dikenal luas sebagai pengemulsi dalam produk krim, losion, dan emulsi pangan skala riset.

Merek TCI (kode produk S0059)
Nomor CAS 1338-39-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Polymer Additives
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik umumnya berupa cairan kental berwarna kekuningan hingga kecokelatan
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan Sorbitan Monolaurate dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung serta sumber panas. Karena bahan berbentuk cairan kental, gunakan spatula atau pipet berujung lebar dan bersihkan mulut botol sebelum ditutup kembali agar tidak lengket. Hindari kontak dengan zat pengoksidasi kuat. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menangani bahan, serta selalu rujuk Lembar Data Keselamatan (SDS) dari produsen sebelum digunakan.

  • Wasilewski dkk. (2006). Paraffin oil solutions of the mixture of sorbitan monolaurate–ethoxylated sorbitan monolaurate as lubricants. Wear doi:10.1016/j.wear.2005.10.005
  • Shimanouchi dkk. (2021). Microfluidic and hydrothermal preparation of vesicles using sorbitan monolaurate/polyoxyethylene (20) sorbitan monolaurate (Span 20/Tween 20). Colloids and Surfaces B: Biointerfaces doi:10.1016/j.colsurfb.2021.111836
  • Streck dkk. (2018). Temperature and composition effects on the morphology of o/w dispersions based on poly(oxyethylene 20) sorbitan monolaurate and sorbitan monolaurate. Colloids and Surfaces A: Physicochemical and Engineering Aspects doi:10.1016/j.colsurfa.2017.11.010

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.