Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 144-83-2

Sulfapyridine TCI S0071

Sulfapyridine TCI S0071

Identitas Kimia

No. CAS
144-83-2
PubChem
CID 5336·SID 87575694
Rumus molekul
C11H11N3O2S
Berat molekul
249.29 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-amino-N-pyridin-2-ylbenzenesulfonamide
SMILES
C1=CC=NC(=C1)NS(=O)(=O)C2=CC=C(C=C2)N
InChIKey
GECHUMIMRBOMGK-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.378.650,00
Harga reguler Rp 979.650,00 Harga obral Rp 1.378.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sulfapyridine dari TCI adalah senyawa sulfonamida, salah satu golongan antibakteri sintetis paling awal yang dikenal dalam sejarah farmakologi. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai senyawa acuan untuk mempelajari cara kerja antibiotik sulfonamida. Senyawa ini menghambat sintesis asam folat pada bakteri dengan bersaing melawan asam para-aminobenzoat (PABA). Sulfapyridine juga dikenal sebagai salah satu metabolit utama sulfasalazine, sehingga sering muncul dalam studi farmakokinetika, metabolisme obat, dan analisis residu obat hewan maupun manusia.

Peneliti memilih Sulfapyridine karena mekanisme kerjanya sudah terdokumentasi dengan baik dalam literatur, sehingga cocok menjadi kontrol positif atau pembanding dalam uji aktivitas antibakteri. Strukturnya menggabungkan gugus sulfonamida dengan cincin piridina, sehingga senyawa ini menjadi model yang menarik untuk kajian hubungan struktur dan aktivitas. Sebagai produk TCI, bahan ini hadir dengan identitas kimia yang jelas dan dokumentasi pendukung dari produsen. Hal ini membantu laboratorium menjaga keterlacakan data, terutama untuk pekerjaan analitik yang membutuhkan bahan acuan tepercaya.

Di Indonesia, Sulfapyridine relevan untuk laboratorium farmasi di perguruan tinggi, laboratorium pengujian residu antibiotik pada produk pangan asal hewan, dan kelompok riset mikrobiologi yang menelusuri resistansi bakteri terhadap sulfonamida. Kemasan 25 g cukup untuk serangkaian pembuatan larutan standar dan uji berulang dalam satu periode penelitian. Bahan ini juga mendukung praktikum kimia medisinal yang membahas sejarah dan mekanisme obat antibakteri.

  • Uji kepekaan antibakteri: Sulfapyridine dipakai sebagai pembanding golongan sulfonamida untuk menilai respons isolat bakteri terhadap penghambatan jalur sintesis folat.
  • Analisis residu obat dengan HPLC atau LC-MS: senyawa ini berfungsi sebagai standar acuan untuk identifikasi dan kuantifikasi residu sulfonamida dalam matriks pangan atau biologis.
  • Studi metabolisme sulfasalazine: karena Sulfapyridine adalah metabolit utama sulfasalazine, bahan ini diperlukan untuk memantau dan memvalidasi jalur biotransformasi obat tersebut.
  • Kajian enzim dihidropteroat sintase: Sulfapyridine membantu peneliti mempelajari penghambatan kompetitif terhadap PABA serta mutasi enzim yang memicu resistansi bakteri.
  • Pendidikan kimia medisinal: senyawa ini menjadi contoh nyata hubungan struktur dan aktivitas sulfonamida yang mudah dibahas dalam praktikum dan kuliah farmasi.

Merek TCI (kode produk S0071)
Nomor CAS 144-83-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik padatan (serbuk); rincian lengkap tercantum pada label dan SDS produk
Penyimpanan wadah tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya

Simpan Sulfapyridine dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering, serta jauh dari sinar matahari langsung dan bahan pengoksidasi kuat. Gunakan sarung tangan, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang. Hindari menghirup debu, dan bila memungkinkan bekerjalah di lemari asam atau area berventilasi baik. Perhatikan kemungkinan reaksi hipersensitivitas terhadap sulfonamida pada personel. Selalu baca Lembar Data Keselamatan (SDS) sebelum digunakan, dan buang sisa bahan sesuai peraturan limbah kimia setempat.

  • (2021). Doxycycline/prednisolone/sulfapyridine. Reactions Weekly doi:10.1007/s40278-021-97240-9
  • Pratt dkk. (2011). Sulfapyridine (polymorph III), sulfapyridine dioxane solvate, sulfapyridine tetrahydrofuran solvate and sulfapyridine piperidine solvate, all at 173 K. Acta Crystallographica Section C Crystal Structure Communications doi:10.1107/s0108270111041825
  • Yao dkk. (2023). Predicting combined antibacterial activity of sulfapyridine and its transformation products during sulfapyridine degradation. Ecotoxicology and Environmental Safety doi:10.1016/j.ecoenv.2023.114656

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.