Butyl Stearate dari TCI adalah ester asam lemak yang terbentuk dari asam stearat dan butanol. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik yang banyak dimanfaatkan dalam riset kimia organik, formulasi, dan material. Di laboratorium, Butyl Stearate berperan sebagai senyawa model ester rantai panjang, bahan pemlastis, pelumas, dan emolien. Karena struktur rantai karbonnya panjang dan jenuh, bahan ini sering dipakai untuk mempelajari perilaku ester lemak dalam sistem polimer, kosmetik, maupun bahan bakar nabati.
Butyl Stearate dipilih karena bersifat hidrofobik, berbau lemah, dan relatif stabil secara kimia dalam kondisi penyimpanan normal. Titik lelehnya dekat suhu ruang, sehingga bahan ini bisa tampak sebagai cairan atau padatan lunak bergantung pada suhu lingkungan. Sifat tersebut menarik untuk riset pemlastis dan pelumas. Kelarutannya yang baik dalam pelarut organik nonpolar memudahkan pencampuran ke dalam berbagai formulasi. Ketersediaan kemasan 25 g dan 400 g memberi keleluasaan, baik untuk uji skala kecil maupun pengembangan formulasi yang membutuhkan jumlah lebih besar.
Di Indonesia, Butyl Stearate relevan bagi laboratorium teknik kimia, riset oleokimia berbasis turunan minyak sawit, pengembangan kosmetik, dan industri plastik yang menguji aditif pemlastis. Bahan ini juga berguna untuk penelitian pelumas ramah lingkungan dan studi karakterisasi ester lemak di perguruan tinggi. Dengan begitu, peneliti dapat membandingkan produk oleokimia lokal dengan bahan acuan yang identitas kimianya jelas.
Brosur TCI (PDF)
- Lipids 2025-12-17 · hal. 13
- Riset pemlastis polimer: Butyl Stearate dipakai untuk menguji pengaruh ester lemak terhadap fleksibilitas dan sifat pemrosesan berbagai resin, termasuk PVC dan karet.
- Formulasi kosmetik: bahan ini cocok sebagai emolien model karena hidrofobik dan memberi sensasi lembut, sehingga sesuai untuk pengembangan krim maupun losion.
- Pengembangan pelumas: rantai alkil panjang pada Butyl Stearate memberi sifat pelumasan yang baik untuk studi pelumas berbasis ester dan biopelumas.
- Standar kromatografi: Butyl Stearate dapat dipakai sebagai senyawa acuan dalam analisis GC untuk identifikasi ester asam lemak pada sampel oleokimia.
- Sintesis organik: senyawa ini berfungsi sebagai substrat model untuk reaksi transesterifikasi, hidrolisis, atau reduksi ester rantai panjang dalam kajian mekanistik.
| Merek | TCI (kode produk S0077) |
|---|---|
| Nomor CAS | 123-95-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 400g |
| Bentuk fisik | cairan atau padatan lunak, bergantung pada suhu ruang |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering |
Simpan Butyl Stearate dalam botol aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, api terbuka, serta bahan pengoksidasi kuat. Bila bahan memadat atau menjadi keruh karena suhu, cukup hangatkan perlahan sebelum dipakai agar homogen kembali. Gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung saat bekerja. Tumpahan dapat membuat lantai licin, jadi segera bersihkan dengan bahan penyerap. Ikuti petunjuk dalam SDS untuk penanganan dan pembuangannya.
- Pereira dkk. (2018). Enzymatic esterification for the synthesis of butyl stearate and ethyl stearate. Biocatalysis and Agricultural Biotechnology doi:10.1016/j.bcab.2018.09.008
- Faculty of Arts and Sciences, Department of Chemistry, Cukurova University, 01330, Saricam Adana, Turkey dkk. (2017). Direct Incorporation of Butyl Stearate as Phase Change Material into Concrete for Energy Saving in Buildings. Journal of Clean Energy Technologies doi:10.18178/jocet.2017.5.1.345
- (2020). Improving Thermal and Mechanical Property of Lightweight Concrete Using N-Butyl Stearate/Expanded Clay Aggregate with Alccofine1203. International Journal of Engineering doi:10.5829/ije.2020.33.10a.03
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
