Sulfathiazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Sebagai antibiotik sulfonilamida, sulfathiazole memiliki aktivitas antibakteri terhadap beberapa jenis bakteri gram positif. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam sintesis senyawa lain atau dalam uji aktivitas antibakteri. Sulfathiazole juga digunakan dalam penelitian terkait mekanisme kerja antibiotik dan pengembangan obat baru.
Sulfathiazole memiliki sifat kimia stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat atau aseton. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi laboratorium, termasuk uji konsentrasi dan reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki daya tahan terhadap suhu dan kelembapan yang moderat, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, sulfathiazole sering digunakan dalam penelitian bidang kesehatan masyarakat dan farmasi. Bahan ini menjadi pilihan karena tersedia dalam berbagai kemasan dan mudah diperoleh. Peneliti lokal juga memanfaatkannya untuk keperluan uji laboratorium yang membutuhkan senyawa antibiotik dengan spektrum aktivitas yang terbatas.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 6
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 6
- Uji aktivitas antibakteri untuk mengevaluasi efektivitas antibiotik terhadap bakteri gram positif
- Bahan baku dalam sintesis senyawa kimia lain yang memiliki aktivitas farmakologis
- Pengujian mekanisme kerja antibiotik dalam penelitian farmakologi dan biokimia
- Bahan untuk uji sensitivitas bakteri dalam laboratorium kesehatan masyarakat
- Komponen dalam pembuatan larutan standar untuk analisis kimia dan uji laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 72-14-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Sulfathiazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Saat mengambil atau menggunakan bahan ini, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Jangan menyimpannya di tempat yang terbuka atau terkena air.
- Iwata dkk. (2018). Discrimination and quantification of sulfathiazole polytypes using low-frequency Raman spectroscopy. CrystEngComm doi:10.1039/c8ce00081f
- Mary dkk. (2021). DFT Analysis and Molecular Docking Studies of the Cocrystals of Sulfathiazole-Theophylline and Sulfathiazole-Sulfanilamide. Polycyclic Aromatic Compounds doi:10.1080/10406638.2021.1873809
- Yeh dkk. (2018). Intensified Crystallization Processes for 1:1 Drug–Drug Cocrystals of Sulfathiazole–Theophylline, and Sulfathiazole–Sulfanilamide. Crystal Growth & Design doi:10.1021/acs.cgd.7b01197
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
