Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 723-46-6

Sulfamethoxazole TCI S0361

Sulfamethoxazole TCI S0361

Identitas Kimia

No. CAS
723-46-6
PubChem
CID 5329·SID 87575873
Rumus molekul
C10H11N3O3S
Berat molekul
253.28 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-amino-N-(5-methyl-1,2-oxazol-3-yl)benzenesulfonamide
SMILES
CC1=CC(=NO1)NS(=O)(=O)C2=CC=C(C=C2)N
InChIKey
JLKIGFTWXXRPMT-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.618.050,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.618.050,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sulfamethoxazole adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang ilmu hayat dan kimia farmakologi. Sebagai antibiotik sintetis, bahan ini berperan penting dalam penghambatan pertumbuhan bakteri yang memproduksi enzim dihidrofolat reduktase. Dalam laboratorium, sulfamethoxazole sering digunakan untuk uji aktivitas antibakteri, analisis kadar obat, serta penelitian tentang mekanisme kerja antibiotik. Bahan ini juga menjadi bagian dari beberapa reaksi kimia yang melibatkan sintesis senyawa lain.

Sulfamethoxazole memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Keberadaan grup sulfonamida dalam molekulnya membuatnya memiliki afinitas tinggi terhadap target enzim tertentu. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam penelitian yang memerlukan spesifisitas tinggi terhadap bakteri atau reaksi kimia tertentu.

Di laboratorium Indonesia, sulfamethoxazole digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan masyarakat, farmakologi, dan mikrobiologi. Bahan ini juga menjadi bahan baku untuk produksi obat yang digunakan dalam pengobatan infeksi saluran pernapasan dan saluran kemih. Dengan ketersediaan yang cukup, bahan ini sangat relevan dalam kebutuhan penelitian lokal.

  • Uji aktivitas antibakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik terhadap bakteri patogen
  • Analisis kadar sulfamethoxazole dalam sampel obat untuk memastikan kualitas produk farmasi
  • Penelitian mekanisme kerja antibiotik dalam bidang farmakologi dan biokimia
  • Sintesis senyawa kimia yang memerlukan reaksi dengan grup sulfonamida
  • Pengujian sensitivitas bakteri terhadap berbagai jenis antibiotik dalam penelitian klinis

Merek TCI
Nomor CAS 723-46-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 25g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung

Sulfamethoxazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan dalam lemari khusus untuk bahan kimia, serta dihindari dari paparan panas berlebihan. Penggunaan harus dilakukan dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk meminimalkan risiko paparan.

  • Lopez dkk. (2018). 948: TRIMETHOPRIM/SULFAMETHOXAZOLE PHARMACOKINETICS IN EXTRACORPOREAL MEMBRANE OXYGENATION. Critical Care Medicine doi:10.1097/01.ccm.0000528955.49941.2b
  • Welch dkk. (2018). 915: SULFAMETHOXAZOLE/TRIMETHOPRIM-INDUCED HEPATOCELLULAR NECROSIS AND HEPATIC FAILURE. Critical Care Medicine doi:10.1097/01.ccm.0000528922.66974.cb
  • Nevado dkk. (1992). Determination of sulfamethoxazole and trimethoprim by ratio spectra derivative spectrophotometry. Fresenius' Journal of Analytical Chemistry doi:10.1007/bf00321864

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.