Sesamol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah, terutama dalam bidang biokimia dan farmakologi. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang khas dan berperan sebagai senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan. Sesamol sering digunakan dalam penelitian untuk mempelajari efek senyawa alami terhadap aktivitas biologis, seperti aktivitas antimikroba dan antiinflamasi. Dalam laboratorium, sesamol digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa lain atau sebagai bahan uji dalam analisis kimia.
Sesamol memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karakteristik ini membuatnya cocok untuk digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses ekstraksi. Selain itu, sesamol memiliki aroma khas yang menarik, sehingga sering digunakan dalam penelitian terkait aroma dan rasa. Sifat ini juga membantu dalam identifikasi senyawa melalui metode analitik seperti kromatografi.
Di laboratorium Indonesia, sesamol digunakan dalam penelitian terkait bahan alami, seperti dalam pengembangan produk farmasi atau kosmetik. Bahan ini juga sering dipakai dalam eksperimen untuk mempelajari mekanisme reaksi kimia dan aktivitas biologis senyawa fenolik. Karena keberagaman aplikasinya, sesamol menjadi bahan penting dalam penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Antioxidants for Research and Experimental Use 2026-07-29 · hal. 2
- Phytochemicals 2025-12-17 · hal. 14
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 41
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan senyawa alami
- Pengujian efek antimikroba pada bahan baku farmasi
- Eksperimen sintesis senyawa fenolik lainnya
- Analisis komposisi senyawa dalam bahan herbal
- Uji aktivitas antiinflamasi pada senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 533-31-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Biochemicals and Reagents |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
Sesamol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap bahan kimia. Dalam penanganan, harus memakai sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Sesamol juga harus dihindari dari paparan panas berlebihan dan kelembapan tinggi. Penyimpanan yang tepat memastikan kestabilan kualitas bahan selama penggunaan dalam eksperimen laboratorium.
- Zhou dkk. (2021). Preparations and antioxidant activities of sesamol and it's derivatives. Bioorganic & Medicinal Chemistry Letters doi:10.1016/j.bmcl.2020.127716
- Prasad dkk. (2012). Sesamol modulates ultraviolet-B-induced apoptotic and inflammatory signaling in human skin dermal fibroblasts. International Journal of Nutrition, Pharmacology, Neurological Diseases doi:10.4103/2231-0738.93131
- Chu dkk. (2011). Sesamol attenuates oxidative stress–mediated experimental acute pancreatitis in rats. Human & Experimental Toxicology doi:10.1177/0960327111426583
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use
- Cell BiologyCancer ResearchAntitumor Agents for Research
- Cell BiologyCancer ResearchChemopreventive Agents [Cancer Research]
- Cell BiologyNutrition ResearchPhytochemicals
- Molecular BiologyAntioxidants [Life Science]
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchCrude Medicine Ingredients for Research and Experimental Use








