Sodium 4-Hydroxybenzenesulfonate Dihydrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain yang memiliki struktur kompleks. Sebagai garam sulfonat, senyawa ini memiliki sifat larut dalam air dan dapat berperan sebagai reaktan atau katalis dalam berbagai proses kimia.
Sodium 4-Hydroxybenzenesulfonate Dihydrate memiliki karakteristik kimia yang stabil dan mudah ditemukan dalam berbagai kondisi laboratorium. Senyawa ini memiliki struktur molekul yang sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa aromatik. Karena sifatnya yang tidak mudah bereaksi secara spontan, senyawa ini cocok untuk digunakan dalam berbagai eksperimen yang membutuhkan kestabilan dan keamanan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia dan industri farmasi. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan keandalan sifat kimianya. Selain itu, senyawa ini juga digunakan dalam pengembangan produk kimia yang memerlukan reaktivitas terkendali dan presisi tinggi.
- Digunakan dalam sintesis senyawa aromatik untuk memperoleh struktur kimia yang lebih kompleks.
- Cocok untuk reaksi substitusi dalam lingkungan laboratorium yang membutuhkan presisi tinggi.
- Dapat dimanfaatkan dalam analisis kualitatif untuk identifikasi senyawa tertentu.
- Berguna dalam penelitian farmakologi sebagai bahan baku untuk pengembangan obat.
- Dapat digunakan dalam proses pelarutan untuk mempercepat reaksi kimia tertentu.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 10580-19-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
Sodium 4-Hydroxybenzenesulfonate Dihydrate harus disimpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari sumber panas serta kelembapan tinggi. Bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering untuk menjaga stabilitasnya. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan terhindar dari bahan kimia yang bersifat korosif atau reaktif untuk mencegah risiko reaksi tidak terduga.
—
