Sarafloxacin Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bidang biokimia dan mikrobiologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik, khususnya fluoroquinolone, yang bekerja dengan menghambat enzim topoisomerase II, sehingga mengganggu replikasi DNA bakteri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk uji sensitivitas bakteri, pengembangan obat, dan penelitian tentang mekanisme resistensi antibiotik.
Sarafloxacin Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Selain itu, senyawa ini memiliki struktur molekuler yang jelas dan dapat dianalisis secara akurat menggunakan berbagai teknik seperti HPLC dan spektroskopi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang kesehatan masyarakat dan farmasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian terkait pengendalian infeksi dan pengembangan terapi antibiotik yang lebih efektif. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
Brosur TCI (PDF)
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 6
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 6
Produk TCI terkait
- Uji sensitivitas bakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik tertentu
- Penelitian tentang mekanisme kerja dan resistensi antibiotik fluoroquinolone
- Pengembangan obat baru dengan struktur senyawa yang mirip
- Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam proses sintesis senyawa farmakologis
- Eksperimen biokimia untuk mempelajari interaksi senyawa dengan enzim dan DNA
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 91296-87-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Sarafloxacin Hydrochloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain tanpa penelitian terlebih dahulu, karena reaksi kimia yang tidak terduga dapat terjadi.
- Sha dkk. (2025). Prophylactic sarafloxacin hydrochloride increases shrimp susceptibility to AHPND via transferring antibiotic resistance genes and virulence factors. Aquaculture doi:10.1016/j.aquaculture.2025.742379
- Liu dkk. (2021). A novel ion selective electrode based on reduced graphene oxide for potentiometric determination of sarafloxacin hydrochloride. Microchemical Journal doi:10.1016/j.microc.2021.106678
- Sha dkk. (2024). Sarafloxacin hydrochloride exposure disrupts gut microbiota and increases shrimp susceptibility to Vibrio anguillarum infection. Aquaculture doi:10.1016/j.aquaculture.2024.740810
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)



