Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 91296-87-6

Sarafloxacin Hydrochloride, CAS 91296-87-6, TCI S0840

Sarafloxacin Hydrochloride, CAS 91296-87-6, TCI S0840

Identitas Kimia

No. CAS
91296-87-6
PubChem
CID 56207·SID 253660100
Rumus molekul
C20H18ClF2N3O3
Berat molekul
421.8 g/mol
Kemurnian
>97.0%(HPLC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
6-fluoro-1-(4-fluorophenyl)-4-oxo-7-piperazin-1-ylquinoline-3-carboxylic acid;hydrochloride
SMILES
C1CN(CCN1)C2=C(C=C3C(=C2)N(C=C(C3=O)C(=O)O)C4=CC=C(C=C4)F)F.Cl
InChIKey
KNWODGJQLCISLC-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.464.350,00
Harga reguler Rp 1.738.800,00 Harga obral Rp 2.464.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Sarafloxacin Hydrochloride adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait bidang biokimia dan mikrobiologi. Bahan ini termasuk dalam kategori antibiotik, khususnya fluoroquinolone, yang bekerja dengan menghambat enzim topoisomerase II, sehingga mengganggu replikasi DNA bakteri. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk uji sensitivitas bakteri, pengembangan obat, dan penelitian tentang mekanisme resistensi antibiotik.

Sarafloxacin Hydrochloride memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu dan memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik. Karena sifat ini, senyawa ini mudah digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan proses sintesis. Selain itu, senyawa ini memiliki struktur molekuler yang jelas dan dapat dianalisis secara akurat menggunakan berbagai teknik seperti HPLC dan spektroskopi.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan oleh peneliti di bidang kesehatan masyarakat dan farmasi. Bahan ini juga menjadi bagian dari penelitian terkait pengendalian infeksi dan pengembangan terapi antibiotik yang lebih efektif. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.

  • Uji sensitivitas bakteri untuk menentukan efektivitas antibiotik tertentu
  • Penelitian tentang mekanisme kerja dan resistensi antibiotik fluoroquinolone
  • Pengembangan obat baru dengan struktur senyawa yang mirip
  • Analisis kualitatif dan kuantitatif dalam proses sintesis senyawa farmakologis
  • Eksperimen biokimia untuk mempelajari interaksi senyawa dengan enzim dan DNA

Merek TCI
Nomor CAS 91296-87-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics
Ukuran kemasan 1g
Bentuk fisik Serbuk kristalin
Penyimpanan Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan

Sarafloxacin Hydrochloride harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan terlindung dari paparan cahaya langsung serta kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Bahan ini tidak boleh dicampur dengan bahan kimia lain tanpa penelitian terlebih dahulu, karena reaksi kimia yang tidak terduga dapat terjadi.

  • Sha dkk. (2025). Prophylactic sarafloxacin hydrochloride increases shrimp susceptibility to AHPND via transferring antibiotic resistance genes and virulence factors. Aquaculture doi:10.1016/j.aquaculture.2025.742379
  • Liu dkk. (2021). A novel ion selective electrode based on reduced graphene oxide for potentiometric determination of sarafloxacin hydrochloride. Microchemical Journal doi:10.1016/j.microc.2021.106678
  • Sha dkk. (2024). Sarafloxacin hydrochloride exposure disrupts gut microbiota and increases shrimp susceptibility to Vibrio anguillarum infection. Aquaculture doi:10.1016/j.aquaculture.2024.740810

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.