Sulbactam adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori antibiotik, khususnya beta-laktam. Bahan ini digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium untuk menghambat pertumbuhan bakteri, terutama bakteri yang resisten terhadap antibiotik lain. Sebagai komponen aktif dalam beberapa obat antibiotik, Sulbactam sering digunakan dalam penelitian mikrobiologi dan farmakologi untuk menguji efektivitas antibiotik atau mengembangkan terapi baru. Dalam konteks laboratorium, bahan ini menjadi alat penting untuk pengujian aktivitas antibakteri dan studi interaksi antibiotik.
Sulbactam memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Bahan ini juga memiliki daya reaksi yang baik terhadap enzim beta-laktamase, sehingga efektif dalam menghambat bakteri yang menghasilkan enzim tersebut. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah digunakan, Sulbactam dipilih sebagai bahan baku dalam berbagai eksperimen laboratorium. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan penyimpanannya juga memudahkan proses penggunaan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Sulbactam digunakan dalam berbagai penelitian terkait kesehatan masyarakat dan farmasi. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia, mikrobiologi, dan farmasi, baik untuk keperluan pendidikan maupun penelitian. Karena keberadaannya yang stabil dan aplikasi yang luas, Sulbactam menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan mahasiswa di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Antibiotic Ingredients for Drug-Resistant Pathogens 2026-10-01 · hal. 1
- Antimicrobials and Antitumor Agents for Research and Experimental Use 2025-04-24 · hal. 8
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 8
Produk TCI terkait
- Pengujian aktivitas antibakteri untuk mengevaluasi efektivitas antibiotik.
- Penelitian tentang resistensi bakteri terhadap antibiotik.
- Pembuatan campuran antibiotik dalam pengembangan obat baru.
- Studi interaksi antara Sulbactam dan enzim beta-laktamase.
- Eksperimen mikrobiologi untuk mengamati efek penghambatan pertumbuhan bakteri.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 68373-14-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Antibiotics |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan. |
Sulbactam harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya matahari langsung dan kelembapan. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca. Dalam penggunaan, harus dipatuhi protokol keselamatan laboratorium, seperti penggunaan sarung tangan dan masker. Bahan ini tidak beracun secara akut, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan bahwa penggunaan dan penyimpanan dilakukan dengan hati-hati untuk menjaga keamanan dan kualitas bahan.
- &NA; (2010). Cefoperazone/sulbactam. Reactions Weekly doi:10.2165/00128415-201013060-00048
- &NA; (2008). Mezlocillin + sulbactam may improve acute stroke outcomes. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-200816340-00024
- &NA; (1995). Piperacillin + sulbactam better after colorectal surgery. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-199509780-00031
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- MicrobiologyAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antimicrobial Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchAntibioticsAntibiotics (Chemical Structure Class)




