Sulfamide TCI S0890 merupakan senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia di laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang sederhana namun sangat penting dalam sintesis senyawa organik. Sulfamide sering digunakan sebagai komponen dalam reaksi substitusi, reaksi penggabungan, dan reaksi reduksi. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi bagian dari proses pembuatan senyawa kompleks yang memiliki aplikasi dalam bidang farmasi, industri kimia, dan penelitian material.
Sulfamide memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktivitas yang dapat dikontrol tergantung pada kondisi reaksi. Senyawa ini memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga menjadi pilihan yang baik dalam sintesis senyawa heterosiklik dan non-heterosiklik. Karakteristik ini membuat sulfamide menjadi bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan ilmuwan yang membutuhkan bahan dasar yang fleksibel dan mudah diadaptasi.
Di laboratorium Indonesia, sulfamide digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Bahan ini sering diaplikasikan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru, pengembangan obat, dan pengujian material. Ketersediaannya di pasar lokal menjadikannya pilihan yang praktis untuk institusi penelitian dan industri yang membutuhkan bahan kimia berkualitas tinggi.
- Sintesis senyawa heterosiklik digunakan untuk pengembangan obat baru karena kemampuannya dalam membentuk struktur kompleks.
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik memanfaatkan reaktivitas sulfamide untuk mengganti gugus fungsional tertentu.
- Pengujian material kimia dalam penelitian material memanfaatkan sifat stabilitas sulfamide untuk reaksi yang memerlukan kondisi kontrol.
- Pembuatan senyawa non-heterosiklik dalam laboratorium kimia murni mengandalkan fleksibilitas reaksi sulfamide.
- Penelitian farmasi mengaplikasikan sulfamide dalam proses sintesis senyawa aktif farmakologis yang memerlukan reaktivitas tinggi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 7803-58-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 250g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Sulfamide harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi dan reaksi kimia yang tidak diinginkan. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau logam. Dalam penanganan, harus memakai alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung. Selalu pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
- Roussel (2011). Glibenclamide, un sulfamide à risque ?. Médecine des Maladies Métaboliques doi:10.1016/s1957-2557(11)70041-4
- Gavernet dkk. (2013). Kinetic study of benzyl sulfamide synthesis by thermolysis of N-(benzyl)-N´-(tert-butoxycarbolyl) sulfamide. European Journal of Chemistry doi:10.5155/eurjchem.4.1.44-48.717
- Micklefield dkk. (1997). Synthesis of sulfamide linked dinucleotide analogues. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(97)01179-9
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

![5,10-Bis(4,4,5,5-tetramethyl-1,3,2-dioxaborolan-2-yl)naphtho[1,2-c:5,6-c']bis([1,2,5]oxadiazole) - TCI B5774 - AMI Scientific](http://amiscientific.com/cdn/shop/files/TCI2510B5774.jpg?v=1769180228&width=533)

