Solifenacin succinate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologis dan farmasi. Bahan ini berperan sebagai reagen yang digunakan untuk menguji aktivitas farmakologis senyawa tertentu, terutama dalam penelitian tentang efek antikolinergik. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan baku dalam pengembangan obat atau pengujian efek samping obat pada sistem saraf. Karena sifatnya yang spesifik, solifenacin succinate menjadi alat penting dalam penelitian obat yang berkaitan dengan gangguan neurologis atau gangguan saluran pencernaan.
Solifenacin succinate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik tertentu. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai metode analisis seperti spektroskopi, kromatografi, dan reaksi kimia lainnya. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi dalam bentuk fisik, senyawa ini dipilih sebagai bahan baku dalam penelitian yang membutuhkan presisi tinggi. Selain itu, sifatnya yang tidak beracun dalam kondisi tertentu membuatnya aman untuk digunakan dalam lingkungan laboratorium yang terkendali.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, solifenacin succinate digunakan untuk penelitian di bidang farmasi, farmakologi, dan ilmu kesehatan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan obat baru atau memperbaiki formulasi obat yang sudah ada. Senyawa ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang mendukung inovasi dalam bidang kesehatan masyarakat.
Brosur TCI (PDF)
- Neurotransmission Research Reagents 2026-07-17 · hal. 1
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 30
- Penelitian farmakologis untuk menguji efek antikolinergik pada sistem saraf
- Pengembangan obat untuk gangguan neurologis dan gangguan saluran pencernaan
- Analisis kimia dalam proses sintesis senyawa farmakologis
- Uji klinis awal untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas obat
- Penelitian tentang mekanisme kerja obat dalam tubuh manusia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 242478-38-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 25mg, 100mg |
| Bentuk fisik | Serbuk kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Solifenacin succinate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sinar matahari langsung. Karena sifatnya yang kimia, bahan ini sebaiknya disimpan dalam lingkungan yang tidak terkontaminasi dan terlindungi dari kelembapan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah paparan langsung. Selalu pastikan prosedur penanganan sesuai dengan standar keselamatan laboratorium untuk mencegah risiko kesehatan.
- (2007). PP-508 Safety and Efficacy of Solifenacin Succinate in Patients with Overactive Bladder. The Japanese Journal of Urology doi:10.5980/jpnjurol.98.523_4
- Zhang dkk. (2021). Transcutaneous electrical nerve stimulation and solifenacin succinate versus solifenacin succinate alone for treatment of overactive bladder syndrome: A double-blind randomized controlled study. PLOS ONE doi:10.1371/journal.pone.0253040
- (2006). New Drugs: Solifenacin succinate. Australian Prescriber doi:10.18773/austprescr.2006.085
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Neurotransmitter Agent Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Biochemicals and Reagents
- Cell BiologyCell Signaling and NeuroscienceNeuroscience
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Neurotransmitter Agent Ingredients (for Research and Experimental Use)

