Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 811-68-7

Silver(I) Trifluoromethanethiolate, CAS 811-68-7, TCI S0977

Silver(I) Trifluoromethanethiolate, CAS 811-68-7, TCI S0977

Identitas Kimia

No. CAS
811-68-7
PubChem
CID 15972162·SID 354333285
Rumus molekul
CAgF3S
Berat molekul
208.94 g/mol
Kemurnian
>95.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
silver trifluoromethanethiolate
SMILES
C(F)(F)(F)[S-].[Ag+]
InChIKey
GZRXLNQFRQGJLU-UHFFFAOYSA-M
Harga reguler Rp 3.287.550,00
Harga reguler Rp 2.298.450,00 Harga obral Rp 3.287.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Silver(I) Trifluoromethanethiolate (TCI S0977) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam bidang katalisis dan kimia inorganik. Senyawa ini merupakan kompleks logam perak yang memiliki struktur khas yang memungkinkan reaktivitas tinggi terhadap berbagai substrat. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai katalis dalam reaksi substitusi, reaksi redoks, atau dalam proses sintesis senyawa organik dan anorganik. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini menjadi bahan penting dalam penelitian kimia murni dan terapan.

Silver(I) Trifluoromethanethiolate memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, tetapi sangat sensitif terhadap kelembapan dan oksidasi. Senyawa ini memiliki daya ikat kuat terhadap elektron, sehingga cocok untuk berbagai reaksi yang memerlukan interaksi elektrofili atau nukleofilik. Karakteristik ini menjadikannya pilihan utama dalam reaksi yang memerlukan katalis dengan sifat spesifik dan presisi tinggi.

Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia murni, pengembangan bahan baru, serta dalam industri farmasi dan kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini untuk eksperimen yang memerlukan katalis efektif dan spesifik.

Brosur TCI (PDF)

  • Digunakan dalam reaksi katalitik untuk sintesis senyawa organik kompleks karena kemampuannya dalam mengaktifkan ikatan karbon-hidrogen.
  • Cocok untuk reaksi redoks karena kemampuannya dalam berperan sebagai agen reduktor atau oksidator tergantung kondisi reaksi.
  • Dapat digunakan dalam proses pembuatan katalis heterogen karena struktur kompleksnya yang memungkinkan adsorpsi substrat.
  • Berguna dalam studi tentang reaktivitas logam perak karena sifat spesifiknya dalam interaksi kimia.
  • Dapat dimanfaatkan dalam penelitian material inorganik karena kemampuannya dalam membentuk kompleks logam.

Dari brosur TCI

  • Konversi alkil-OH menjadi alkil-SCF3 dengan n-Bu4NI dalam toluena pada 80°C

Merek TCI
Nomor CAS 811-68-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik Padat berbentuk serbuk
Penyimpanan Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari kelembapan

Silver(I) Trifluoromethanethiolate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber air untuk mencegah hidrolisis. Senyawa ini bersifat reaktif dan harus ditangani dengan sarung tangan dan masker respirator untuk mencegah kontak langsung dengan kulit atau inhalasi. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat disarankan. Selain itu, senyawa ini tidak boleh disimpan bersama bahan kimia yang bersifat oksidatif atau reduktif untuk menghindari reaksi tidak diinginkan.

Referensi dari brosur TCI

  1. Jian‐Bo Liu. Direct Dehydroxytrifluoromethylthiolation of Alcohols Using Silver(I) Trifluoromethanethiolate and Tetra‐n‐butylammonium Iodide Angewandte Chemie International Edition, 2014. doi:10.1002/anie.201409983