Tetracosane dari TCI adalah alkana rantai lurus jenuh dengan dua puluh empat atom karbon (n-C24). Hidrokarbon parafin ini termasuk building block non-heterosiklik. Di laboratorium, bahan ini lebih sering berperan sebagai senyawa acuan dan material model daripada sebagai reaktan sintesis, misalnya sebagai standar kromatografi gas untuk analisis hidrokarbon, komponen campuran penanda indeks retensi, dan bahan model dalam penelitian lilin parafin serta material penyimpan panas.
Tetracosane dipilih karena strukturnya sederhana, murni secara kimia, dan sangat stabil. Molekulnya tidak memiliki gugus fungsi reaktif, sehingga inert terhadap sebagian besar reagen pada kondisi biasa. Rantai karbonnya yang panjang dan lurus membuat molekul tersusun rapi dalam kristal, sehingga bahan ini menjadi model yang baik untuk mempelajari kristalisasi, transisi fasa padat–cair, dan perilaku lilin. Sifatnya yang sangat nonpolar juga memudahkan pemakaiannya sebagai standar internal dalam analisis sampel organik.
Di Indonesia, Tetracosane berguna bagi laboratorium analisis minyak bumi dan geokimia, laboratorium lingkungan yang memantau pencemaran hidrokarbon, serta laboratorium kimia material yang meneliti bahan berubah fasa untuk penyimpanan energi termal. Bahan ini juga dipakai dalam penelitian lilin kutikula tumbuhan dan produk alam, karena alkana rantai panjang merupakan komponen alami lapisan lilin daun dan buah tropis.
- Standar kromatografi gas: sebagai n-alkana murni, bahan ini dipakai untuk kalibrasi waktu retensi dan perhitungan indeks retensi Kovats dalam analisis senyawa organik.
- Analisis hidrokarbon minyak bumi: berfungsi sebagai senyawa acuan untuk mengidentifikasi dan mengukur alkana rantai panjang dalam sampel minyak, sedimen, dan pencemaran lingkungan.
- Penelitian bahan berubah fasa: perilaku leleh dan bekunya yang tajam menjadikannya kandidat model untuk studi penyimpanan energi termal pada material komposit parafin.
- Model kristalisasi lilin: rantai karbon lurusnya membantu peneliti mempelajari struktur kristal, polimorfisme, dan transisi fasa pada parafin menggunakan DSC dan difraksi sinar-X.
- Studi lilin tumbuhan dan produk alam: dipakai sebagai pembanding saat mengidentifikasi alkana rantai panjang dalam ekstrak lapisan lilin daun, buah, atau serangga.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 646-31-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | padatan seperti lilin |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, di suhu ruang yang sejuk dan kering |
Simpan Tetracosane dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari sumber api serta oksidator kuat. Secara kimia senyawa ini stabil, tetapi tetap merupakan hidrokarbon yang dapat terbakar bila dipanaskan. Untuk keperluan standar analisis, gunakan spatula dan wadah yang bersih agar bahan tidak terkontaminasi senyawa organik lain. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium sesuai praktik laboratorium yang baik, dan rujuk SDS resmi untuk detail keselamatannya.
- Flöter dkk. (1997). The Ternary System (n-Heptane + Docosane + Tetracosane): The Solubility of Mixtures of Docosane and Tetracosane in Heptane and Data on Solid−Liquid and Solid−Solid Equilibria in the Binary Subsystem (Docosane + Tetracosane). Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je960332c
- Boudouh dkk. (2022). Solid–Liquid Equilibria for Biphenyl + n-Tetracosane Binary Mixtures and n-Tetracosane + Dibenzofuran + Biphenyl Ternary Mixtures: Experimental Data and Prediction with UNIFAC Models. International Journal of Thermophysics doi:10.1007/s10765-022-03025-w
- Chen dkk. (1996). Crystallization of tetracosane from dodecane solutions with homologous additives. Journal of Crystal Growth doi:10.1016/0022-0248(96)00053-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
