Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 1120-36-1

1-Tetradecene, CAS 1120-36-1, TCI T0087

1-Tetradecene, CAS 1120-36-1, TCI T0087

Identitas Kimia

No. CAS
1120-36-1
PubChem
CID 14260·SID 87576100
Rumus molekul
C14H28
Berat molekul
196.37 g/mol
Kemurnian
>90.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
tetradec-1-ene
SMILES
CCCCCCCCCCCCC=C
InChIKey
HFDVRLIODXPAHB-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 664.650,00
Harga reguler Rp 464.100,00 Harga obral Rp 664.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Volume
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

1-Tetradecene dari TCI (kode T0087) adalah alkena linear berantai empat belas karbon dengan ikatan rangkap di ujung rantai. Senyawa seperti ini dikenal sebagai alfa-olefin. Di laboratorium, bahan ini berfungsi sebagai blok bangunan non-heterosiklik yang serbaguna. Ikatan rangkap terminalnya dapat diubah menjadi berbagai gugus fungsi, misalnya alkohol, aldehida, epoksida, atau turunan berbelerang dan bersilikon. Rantai hidrokarbonnya yang panjang memberikan karakter hidrofobik yang kuat pada produk akhir, sehingga bahan ini relevan bagi riset surfaktan, pelumas, dan material.

Peneliti memilih 1-Tetradecene karena posisi ikatan rangkapnya di ujung rantai membuat reaksinya lebih mudah dikendalikan dan selektif dibandingkan alkena internal. Reaksi seperti hidroborasi, hidroformilasi, hidrosililasi, epoksidasi, dan adisi tiol-ena berlangsung pada lokasi yang jelas. Produk yang dihasilkan pun lebih seragam. Rantai linear tanpa percabangan juga menghasilkan turunan dengan sifat fisik yang lebih dapat diprediksi. Sifat ini penting dalam studi struktur-sifat surfaktan, monolayer swarakit (self-assembled monolayer), dan pelapis hidrofobik.

Di Indonesia, 1-Tetradecene dimanfaatkan oleh laboratorium kimia organik, kimia material, dan teknik kimia yang mengembangkan surfaktan, aditif pelumas, maupun modifikasi permukaan. Bahan ini juga berguna di laboratorium katalisis yang menguji kinerja katalis logam transisi untuk reaksi olefin. Kemasan 25mL sesuai untuk pengujian awal dan optimasi metode. Kemasan 500mL lebih ekonomis bagi kelompok riset yang melakukan sintesis berulang atau skala lebih besar.

  • Hidrosililasi untuk modifikasi permukaan: ikatan rangkap terminal bereaksi dengan silana atau permukaan silikon terhidrogenasi. Hasilnya adalah lapisan alkil rapat yang hidrofobik untuk riset sensor dan material.
  • Uji katalis hidroformilasi dan hidrogenasi: sebagai alfa-olefin model berantai panjang, bahan ini ideal untuk membandingkan aktivitas dan selektivitas katalis logam transisi dalam penelitian katalisis homogen.
  • Sintesis epoksida dan diol berantai panjang: epoksidasi ikatan rangkap terminal menghasilkan zat antara reaktif. Zat ini dapat dibuka cincinnya menjadi diol, eter, atau amina alkohol untuk berbagai turunan.
  • Reaksi tiol-ena dan fungsionalisasi polimer: adisi radikal tiol pada ikatan rangkap ujung berlangsung efisien. Reaksi ini berguna untuk menempelkan rantai alkil panjang pada polimer atau nanopartikel.
  • Penelitian komonomer poliolefin: alfa-olefin linear dipakai sebagai komonomer dalam polimerisasi olefin skala laboratorium untuk mempelajari pengaruh cabang samping terhadap sifat polimer.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk T0087
Nomor CAS 1120-36-1
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25mL, 500mL
Bentuk fisik cairan tidak berwarna
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, jauh dari sumber api dan oksidator

Simpan 1-Tetradecene dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jauhkan dari api terbuka, percikan, panas berlebih, dan oksidator kuat. Penyimpanan di bawah gas inert untuk jangka panjang membantu mencegah oksidasi lambat pada ikatan rangkap. Saat bekerja, gunakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta tangani bahan di area berventilasi atau lemari asam. Hindari menghirup uap dan jangan sampai cairan tertelan, karena hidrokarbon cair berisiko masuk ke saluran napas. Ikuti SDS produsen untuk pembuangan limbah.

  • YAN dkk. (1998). Fischer-Tropsch Wax Synthesis in Supercritical Phase Process: Addition Effect of 1-Tetradecene.. Journal of The Japan Petroleum Institute doi:10.1627/jpi1958.41.271
  • Koivum�ki (1996). Properties of ethylene/1-octene, 1-tetradecene and 1-octadecene copolymers obtained with Cp2ZrCl2/MAO catalyst: effect of composition and comonomer chain length. Polymer Bulletin doi:10.1007/bf00296001
  • (1999). 99/01960 Fischer-Tropsch wax synthesis in supercritical phase process: addition effect of 1-tetradecene. Fuel and Energy Abstracts doi:10.1016/s0140-6701(99)97730-5

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.