Langsung ke informasi produk
1 dari 3

TCI

Diglycerol (mixture of isomers) TCI T0119

Diglycerol (mixture of isomers) TCI T0119

Identitas Kimia

PubChem
CID 42953·SID 87576126
Rumus molekul
C6H14O5
Berat molekul
166.17 g/mol
Kemurnian
>80.0%(GC)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3-(2,3-dihydroxypropoxy)propane-1,2-diol
SMILES
C(C(COCC(CO)O)O)O
InChIKey
GPLRAVKSCUXZTP-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 848.400,00
Harga reguler Rp 609.000,00 Harga obral Rp 848.400,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI T0119 Diglycerol (mixture of isomers) adalah poliol hasil kondensasi dua molekul gliserol yang tersambung melalui ikatan eter. Produk ini dipasok sebagai campuran isomer, jadi di dalamnya ada beberapa bentuk struktur diglycerol, tergantung posisi ikatan eter di antara kedua unit gliserol. Di laboratorium, diglycerol dipakai sebagai building block non-heterosiklik yang serbaguna. Gugus hidroksilnya banyak dan dapat diesterifikasi, dieterifikasi, atau direaksikan dengan isosianat, sehingga bahan ini menjadi titik awal yang praktis untuk membuat turunan poligliserol, surfaktan nonionik, dan senyawa aditif dalam riset formulasi.

Diglycerol dipilih terutama karena kepolarannya tinggi dan jumlah gugus hidroksilnya lebih banyak daripada gliserol. Karena itu, bahan ini larut baik dalam air dan pelarut polar serta mampu mengikat air (humektan). Rangka eter di tengah molekul membuatnya relatif stabil secara kimia dibandingkan poliol yang mengandung ikatan ester. Diglycerol umumnya berupa cairan kental, sehingga mudah dicampurkan ke fase cair dalam sintesis maupun formulasi. Karena berupa campuran isomer, bahan ini paling tepat dipakai untuk aplikasi yang membutuhkan sifat fungsional poliol secara umum, bukan satu isomer murni.

Di Indonesia, diglycerol relevan untuk laboratorium riset kosmetik, pangan, oleokimia, dan polimer. Sektor oleokimia berbasis kelapa sawit menghasilkan gliserol dalam jumlah besar, sehingga riset turunan gliserol bernilai tambah seperti diglycerol dan poligliserol banyak dikerjakan di kampus dan pusat riset industri. Laboratorium pengembangan produk dapat memakai diglycerol sebagai bahan acuan atau bahan baku skala kecil sebelum formulasi dibawa ke skala pilot.

  • Sintesis ester poligliserol: gugus hidroksil diglycerol bereaksi dengan asam lemak dan menghasilkan emulsifier nonionik untuk riset formulasi pangan dan kosmetik.
  • Riset humektan dan pelembap: kemampuan diglycerol mengikat air membuatnya cocok diuji sebagai pengganti atau pendamping gliserol dalam formulasi perawatan kulit.
  • Bahan poliol untuk poliuretan dan resin: banyaknya gugus OH memungkinkan diglycerol berfungsi sebagai pengikat silang (crosslinker) atau poliol pemula dalam sintesis polimer di laboratorium.
  • Studi valorisasi gliserol: diglycerol berguna sebagai standar pembanding dalam penelitian eterifikasi gliserol untuk mengidentifikasi dan menghitung produk oligomer yang terbentuk.
  • Pembuatan turunan dendritik dan hiperbercabang: struktur poliol diglycerol cocok sebagai inti awal untuk membangun molekul bercabang yang larut air bagi riset material dan biomedis.

Merek TCI
Nomor CAS tidak dicantumkan pada data produk (produk berupa campuran isomer)
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik umumnya berupa cairan kental
Penyimpanan simpan dalam wadah tertutup rapat dan terlindung dari kelembapan karena bersifat higroskopis

Simpan diglycerol dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung. Bahan ini cenderung menyerap uap air dari udara, jadi tutup wadah segera setelah dipakai, terutama di laboratorium yang lembap. Pakai jas laboratorium, sarung tangan, dan kacamata pengaman selama menangani bahan. Karena kental, gunakan pipet berujung lebar atau timbang langsung agar takaran tepat. Jauhkan dari oksidator kuat, dan bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap sebelum lantai dicuci dengan air.

—