Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 529-34-0

alpha-Tetralone, CAS 529-34-0, TCI T0134

alpha-Tetralone, CAS 529-34-0, TCI T0134

Identitas Kimia

No. CAS
529-34-0
PubChem
CID 10724·SID 87576137
Rumus molekul
C10H10O
Berat molekul
146.19 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
3,4-dihydro-2H-naphthalen-1-one
SMILES
C1CC2=CC=CC=C2C(=O)C1
InChIKey
XHLHPRDBBAGVEG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 769.650,00
Harga reguler Rp 537.600,00 Harga obral Rp 769.650,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI T0134 alpha-Tetralone, juga dikenal sebagai 3,4-dihidro-1(2H)-naftalenon, adalah keton bisiklik yang terdiri dari cincin benzena yang menyatu dengan cincin sikloheksanon. Di laboratorium kimia organik, alpha-tetralone adalah building block non-heterosiklik klasik yang sering dipakai untuk membangun kerangka naftalena, tetralin, dan senyawa polisiklik lain. Gugus karbonil yang berkonjugasi dengan cincin aromatik, ditambah posisi alfa yang dapat dideprotonasi, membuat senyawa ini menjadi titik awal bagi banyak transformasi sintetik.

Alpha-tetralone dipilih karena reaktivitasnya mudah diprediksi dan banyak terdokumentasi. Gugus karbonilnya dapat direduksi, diadisi oleh reagen Grignard, atau dikondensasikan dengan amina. Posisi alfanya dapat dialkilasi, dihalogenasi, atau dipakai dalam kondensasi aldol. Dehidrogenasi lebih lanjut dapat menghasilkan turunan naftol atau naftalena. Kerangka bisikliknya kaku sehingga berguna dalam kajian stereokimia dan sintesis asimetris. Pada suhu kamar, senyawa ini umumnya berupa cairan atau padatan bertitik leleh rendah, sehingga mudah ditakar dan dilarutkan dalam pelarut organik umum.

Di Indonesia, alpha-tetralone berguna bagi laboratorium kimia organik di universitas, laboratorium riset farmasi, dan kelompok yang mengembangkan metodologi sintesis. Senyawa ini juga sering dipakai dalam praktikum lanjutan untuk mengajarkan reaksi enolat, reduksi keton, dan sintesis cincin terfusi. Pilihan kemasan 25g dan 500g memudahkan laboratorium memilih antara keperluan riset skala kecil dan pemakaian rutin.

  • Sintesis senyawa polisiklik: kerangka bisiklik alpha-tetralone menjadi fondasi yang efisien untuk membangun turunan naftalena, tetralin, dan sistem cincin terfusi yang lebih kompleks.
  • Kimia enolat dan alkilasi alfa: posisi alfa yang mudah dideprotonasi memungkinkan alkilasi, halogenasi, dan kondensasi aldol untuk memasang gugus fungsi baru secara selektif.
  • Riset reduksi asimetris: alpha-tetralone sering dipakai sebagai substrat model untuk menguji katalis reduksi keton enantioselektif dan mengukur selektivitasnya.
  • Pengembangan zat antara farmasi: kerangka tetralon banyak ditemukan pada molekul bioaktif, sehingga cocok sebagai bahan awal dalam riset kimia medisinal dan sintesis analog obat.
  • Praktikum kimia organik lanjutan: reaktivitasnya yang jelas dan terdokumentasi menjadikannya bahan ajar yang baik untuk mendemonstrasikan reaksi karbonil kepada mahasiswa.

Merek TCI
Nomor CAS 529-34-0
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 500g
Bentuk fisik umumnya cairan atau padatan bertitik leleh rendah pada suhu kamar
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik

Simpan alpha-tetralone dalam botol kaca asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, nyala api, dan oksidator kuat. Karena wujudnya bisa berubah antara cair dan padat tergantung suhu ruang, hangatkan wadah perlahan bila bahan memadat sebelum ditakar. Kerjakan di lemari asam dan gunakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, serta jas laboratorium. Hindari menghirup uapnya dan kontak langsung dengan kulit atau mata. Tampung limbah dalam wadah limbah organik nonhalogen.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.